nav-left cat-right
cat-right

JURNAL HUKUM KAIDAH Media Komunikasi dan Informasi Hukum dan Masyarakat, Voume :17, Nomor : 3, An. Mukidi “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir Ramah Lingkungan (Penelitian Di Belawan Kota Medan)”

JURNAL HUKUM KAIDAH
Media Komunikasi dan Informasi Hukum dan Masyarakat
 
Voume :17, Nomor : 3
ISSN Online : 2613-9340 
ISSN Offline : 1412-1255

 

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat  Pesisir Ramah Lingkungan (Penelitian Di Belawan Kota Medan)

Mukidi

Dosen Tetap Yayasan UISU

email : mayormukidi@gmail.com

Abstract

Natural resources as the main supporters of national development need to be considered to meet the interests of current and future generations. Therefore, various policies have been issued to maintain the natural resources as capital to realize the welfare of the entire nation by keeping maintaining the carrying capacity and the function of the environment. However, until now there are still a lot of damage, pollution, and natural disasters due to the management of natural resources that excludes the sustainability of environmental functions. The condition is compounded by the decline of vegetation cover in protected areas, loss of mangrove ecosystems / coastal plants, the increasing destruction of watersheds, and loss of water resources and decreasing quality of river and sea water. The visible immediate impacts are such as droughts, floods and landslides in various areas that cause human casualties, damage / disrupt the functioning of infrastructure, and worsened access of clean water.

Keywords: economic empowerment, friendly environment

Abstrak

Sumber daya alam yang selama ini menjadi pendukung utama pembangunan nasional perlu diperhatikan agar dapat memenuhi kepentingan generasi saat ini dan masa depan. Untuk itu berbagai kebijakan telah diterbitkan dalam mempertahankan sumber daya alam sebagai modal mewujudkan kesejahteraan seluruh bangsa dengan tetap mempertahankan daya dukung dan fungsi lingkungan hidup. Namun Sampai saat ini masih terjadi berbagai kerusakan, pencemaran, dan bencana alam akibat  pengelolaan sumber daya alam yang mengesampingkan keberlanjutan fungsi lingkungan hidup.  Kondisi tersebut diperparah oleh menurunnya tutupan vegetasi di kawasan lindung, hilangnya ekosistem mangrove/tanaman pantai di pesisir, semakin rusaknya Daerah Aliran Sungai (DAS), hilangnya sumber-sumber air dan semakin menurunnya kualitas air sungai dan laut. Dampak langsung yang terlihat nyata merugikan seperti terjadinya bencana kekeringan, banjir dan longsor di berbagai daerah yang menelan korban manusia, merusak/mengganggu fungsi infrastruktur yang sudah terbangun, dan memperburuk akses terhadap air bersih.

Kata kunci : Pemberdayan ekonomi, Ramah  lingkungan

Full Text : PDF

 

Link Jurnal Digital UISU :
nav-leftnav-leftnav-lefttijarahjulisaJurnal sosial ekonomiNur edukasiTausiah