nav-left cat-right
cat-right

Jurnal Tijarah

Jurnal Tijarah

PERAN LEMBAGA WAKAF DALAM MENINGKATKAN

KESEJAHTERAAN UMAT ISLAM DI SUMATERA UTARA

Ardyan

(Universitas Islam Sumatera Utara)

Abstrak

 

Manusia makhluk hidup yang naluriah, kehidupannya ditopang ragam keperluan jasmani (prosperity), dan rohani (security). Kebutuhan biologis psikologis, sosiologis, kehormatan dan aktual Allah telah menciptakan serta menundukkan alam semesta, bermanfaat bagi kehidupan manusia. Pada diri manusia ada potensi kemampuan, cipta, rasa, karsa mengemban tugas ganda, khalifatul-ardhi dan rahmatan lil’alamin.

Sinergi manusia dan alam berdasarkan sunatullah dan sunnah dalam sistem ibadah vertikal dan horizontal. Allah SWT menjanjikan kebahagiaan, sejahtera, aman dan  damai. Dengan kerja keras, berwira-usaha, membaca diri dan peluang mengorganisir dan mengelola secara benar, amanah, komunikatif, bijaksana serta istiqomah, terwujudlah harta.

Harta sarana ibadah perlu di nafkahkan untuk diri dan kerabat melalui berbagai wujud “sadaqah” dalam arti luas. Salah satu sadaqah jariyah ialah “wakaf” yang memberikan kenikmatan kepada pewakif, selagi masih hidup di dunia dan berlanjut terus sesudah meninggal.

Wakaf sebagai lembaga agama dan lembaga ekonomi memberi hikmah kepada lingkungan, solidaritas kepada masyarakat agar kesenjangan dapat di hindarkan dan kekerabatan dapat dijalin. Silaturahim yang solid, solusi, panjang umur murah rezeki. Jemaah madani, persatuandan kesatuan akan menciptakan ketahanan diri, ketahanan regional dan nasional meliputi berbagai aspek kehidupan sosial. Karena itu lembaga wakaf perlu  dikelola, disosialisasikan kepada umat, agar mengetahui, memahami, menghayati, mengamalkan dan mengamankannya. Anjuran berwakaf, ditujukan kepada umat Islam yang berkecukupan dan yang lagi kesulitan. Allah SWT menjanjikan jalan keluar akan semua problem, rezeki yang melimpah serta kecukupan keperluan lintas ketaqwaan dan ketawakkalan

 

Kata kunci : Taqwa, harta, wakaf, kesejahteraan, umat Islam.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ANALISIS KEMISKINAN KOTA MEDAN

BERDASARKAN KARAKTERISTIK SOSIAL

Misri

(Universitas Islam Sumatera Utara)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kemiskinan rumah tangga dengan memperhatikan pendapatan rumah tangga, jenis mata pencaharian, aktivitas ekonomi rumah tangga, dan jumlah anggota rumah tangga. Melihat ketimpangan kemiskinan antara kecamatan  di kota Medan.

 

Populasi dalam penelitian unu adalah rumah tangga yang berada di kota Medan, dari 21 kecamatan  yang ada di kota Medan  terpilih 5 kecamatan yang mewakili 4 Demorafi yaitu kecamatan : 1) Medan Tuntungan 2) Medan Area 3) Medan Sunggal 4) Medan Tembung 6) Medan Marelan.

 

Hasil penelitian tidak menemukan hubungan karakteristik antara jenis pembelanjaan rumah tangga berbagai jenis pembelanjaan untuk makanan, pakaian, pendidikan, kesehatan, bahan bakar, untuk listri/air, untuk transportasi dengan pendidikan kepala rumah keluarga, variabel untuk umur kepala keluargauntuk jenis mata pencaharian kerpala keluarga, variabel waktubekerja kepala keluarga dan variabel jumlah anggota. Jumlah kepala keluarga miskin di dominasi pria sebanyak 76 % (187) diikuti oleh wanita sebanyak 24 % (58), rata-rat penduduk miskin sebahagian besar berpendidikan berlatar belakang SMP 48 % dan terdapat 27 % (64) serta 41 (17%) berpendidikan ahli media   baik strata D3 dan D I maupun D2 dan sisanya berpendidkan SD

 

Masyarakat miskin berusia 31 s/d 40 tahun sebanyak 83 (35%) dasn usia 31 s/d 40 tahun sebanyak 81 dan berusia antara 11 s/d 15 tahun sebanyak 14 % (34) dari gambaran diatas terlihat jelas bahwa rata-rata responden berusia masih relatif di bawah 40 tahun serta masyarakat miskin memiliki tanggungan 5 s/d 6 setiap hari sebanyak 129 (53 %) dan tanggungan 7 s/d 8 oarang sebanyak 63 (25%) dan tanggungan antara 3 s/d 4 orang sebanyak 16 % (37).

 

 

Kata Kunci : karakteristik, kemiskinan dan pendapatan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ANALISIS DAMPAK KENAIKAN HARGA BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) TINGKAT INFLASI  DAN KEMISKINAN DI PROPINSI SUMATERA UTARA

 

Syofyan

(Universitas Islam Sumatera Utara)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kenaikan harga BBM dengan laju inflasi, serta dampak kenaikan harga BBM terhadap garis kemiskinan di tinjau dari pelaku usaha yaitu usaha kecil dan menengah (UKM) di Propinsi Sumatera UtaraPopulasi dalam penelitian ini UKM di 5 kabupaten kota yang berada di 5 Kabupaten kota yang mewakili 3 Demorafi yaitu: Kota Medan, Binjai,Tebing Tinggi dan kabupaten Deli serdang dan Karo

Hasil penelitian tidak menemukan hubungan yang erat antara kenaikan BBM dan kenaikan jumlah masyarakat miskin dengan taraf signifikansi 5% namun signifikan pada α=10 % hal ini mungkin dikarenakan adanya subsidi silang dalam bentuk bantuan langsung tunai yang didapatkan oleh masyarakat miskin. penelitian ini juga tidak menemukan bukti empiris adanya pengaruh kenaikan harga bahan bakar minyak dengan kinerja UKM, walaupun terdapat kenaikan sebelum dan sesudah terjadinya kenaikan harga BBM namun secara keseluruhan kinerja UKM di Sumut tidak berbeda secara signifikan dengan taraf signifikansi α=5 %, namun signifikan dengan taraf signifikansi α=10 %

Penelitian membawa inflikasi bahwa UKM memang tidak berbeda kinerja sebelum dan sesudah kenaikan harga BBM walupun demikian hendaknya pemerintah melakukan serangkaian kebijakan yang tepat untuk mengatasi kenaikan harga BBM mengingat penelitian menemukan terjadinya penurunan kinerja dan keuntungan dari UKM di SUMUT,

 

Kata Kunci: Inflasi , kemiskinan dan Usaha Kecil dan menengah

 

HUBUNGAN NILAI SET KESEMPATAN INVESTASI SEBAGI INDIKATOR PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP REALISASI PERTUMBUHAN PERUSAHAAN

DI BURSA EFEK JAKARTA

Safrida

(Universitas Islam Sumatera Utara)

Risanty

(Universitas Sumatera Utara)

ABSTRACT

 

The objectives of this study are to empirically examine the correlation between the investment opportunity set (IOS) value as firm growth indicator towards the realization of the firm to investigate the association between the growing the IOS and firm’s capital structure and dividend policies between the growing firm and the non growing firm. Six variable are used as firm growth indicator such as market to book value of asset (MVA/BVA), market to book value of equity (MVE/BE), Price to earning (P/E), book value of gross property, plant and equipment to book value of the assets book value (PPE/BVA), investment to net sales (IONS) and capital addition to assets book value (CAP/BVA). These variables are analysed by common factor analysis. The classify the company into the growing and not growing firm. Based on the result of the factor 34 growing firms and 35 non growing firms out of 87 firm witch belong to the criteria of the study sample.

The result shows that MVA/BVA & MVE/BE ratio correlates positively and significantly on the firm’s growth including selling and asset growth. P/E correlates positively on the realization of the earning growth, asset and sales and correlate negatively on the equity. PPE/BVA correlates positively on the selling and asset growth, and equity growth correlate negatively. IONS correlates positively on the growth realization asset, selling and earning and significant on asset and selling growth As for the equity growth, IONS correlates negatively. CAP/BVA correlate positively only on the equity growth and it is significant on the asset and selling growth. Further analysis shows that there is no difference between the growing firm is more capable of funding it’s business from the firm’s internal source.

 

 

Keyword :             Investment opportunity set (IOS), firm growth, correlation U Mann Whitney, Dividen and the firm’s capital structure policy.

 

 

 

 

 

 

 

PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP PRODUKTIFITAS KERJA KARYAWAN

PADA PD. PASAR KOTA X

 

Oleh : Nur Muhammad Ridha, SE.,MM

(Universitas Islam Sumatera Utara)

Abstrak

           

            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap produktivitas kerja karyawan pada PD. Pasar Kota X.

Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan pada PD. Pasar Kota X, dengan sampel berjumlah 60 orang.

Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan angket, serta analisis data dengan uji korelasi Rank spearman, dan di bantu dengan program SPSS.

Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang lemah atau rendah tetapi signifikan antara memberikan pengaruh positif terhadap produktivitas kerja.

 

Kata Kunci :Kompensasi dan produktivitas.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGARUH KUALITAS JASA TERHADAP CITRA RUMAH SAKIT

(STUDI PADA RUMAH SAKIT HAJI MEDAN)

 

oleh :

T.Ahmad Helmi

(Universitas Islam Sumatera Utara)

Abstract

 

Service quality in this research is based upon seven dimensions, they are assurance, empathy, reliability, responsiveness, tangibles, core medical service and professionalism/skill. This research in intended to acknowledge the effects of service quality to the image of Rumah Sakit Haji Medan simultaneously and partially. The methods sampling is accomplished by using stratified random sampling and it is done between outpatients and stay patients. This research use structural equation model, hence this measurement of the sample is taken upon the total amount of variables; therefore the measurement of sample is taken for 200 patients. It is allocated in the same way between outpatients and stay patients. The methods is used for this research is descriptive and verification technique and also used to collect a data by interview and distribute questionnaires to analyze it by using structural equation model through lisrel 8.30 program.

The result of this descriptive research indicate that the service quality of Rumah Sakit Haji Medan in the category “good”, but there are some aspects are needed to be improved. While analyzes results use structural equation model indicates the service quality consists of assurance, empathy, reliability, responsiveness, tangibles, core medical service, and professionalism/skill have positive influencing to the image Rumah Sakit Haji Medan simultaneously and partially.    

 

Keywords : service quality, assurance, empathy, reliability, responsiveness, tangibles, core medical service, professionalism/skill and hospital image.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PERSEPSI PEMAKAI LAPORAN KEUANGAN, AUDITOR DAN MAHASISWA AKUNTANSI TERHADAP

EXPECTATION GAP

(Studi Empiris di Kota Medan)

 

Jumiadi AW

(Universitas Negri Medan)

Muhammad Rizal

(Universitas Islam Sumatera Utara)

ABSTRAK

Penelitian ini di dilakukan untuk mengetahui Persepsi Pemakai Laporan Keuangan, Auditor Dan Mahasiswa Akuntansi Terhadap Expectation Gap.  Populasi penelitian adalah auditor, mahasiswa dan pemakai laporan keungan di kota Medan, Sampel yang diambil terdiri dari

Pemakai laporan keungan 53 orang yaitu; a)Perusahaan investor 18, b)Perbankan 18 c)Perpajakan 17. Auditor 72 dan Mahasiswa Akuntansi 139 orang.

Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antara pemakai laporan keuangan, auditor, dan mahasiswa akuntansi terhadap expectation gap. Hal ini dapat dilihat dari nilai Asymp.sig. yang besarnya 0,000 Berdasarkan nilai Mean untuk masing-masing kelompok sampel, diketahui bahwa secara keseluruhan auditor mempunyai nilai mean tertinggi 321,0741. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa auditor mempunyai persepsi yang lebih baik mengenai isu-isu expectation gap. Perbedaan persepsi diantara pemakai laporan keuangan, auditor, dan mahasiswa akutansi disebabkan oleh perbedaan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang dimiliki oleh responden. Auditor mempunyai latar belakang pendidikan akuntansi dengan pemahaman mengenai auditing yang jelas, serta telah berpengalaman dalam hal pengauditan setidaknya sudah 2 tahun. Pemakai laporan keuangan belum tentu mempunyai latar belakang pendidikan akuntansi. Sedangkan mahasiswa belum mempunyai pengalam kerja dalam hal pengauditan dan ilmu yang diperolehnya dari perkuliahan baru sekedar teori.

 

Kata kunci: expectation gap, Pemakai laporan Keuangan, dan Mahasiswa akuntansi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

EKONOMI KAFILAH

Suatu kerangka konseptual Pembangunan Ekonomi Islam Berbasis Zakat

Oleh: Syofyan

Abstrak

 

 

Artikel ini membicarakan pembangunan Ekonomi Islam berbasis Zakat sebuah alternatif pembangunan ekonomi berbasis ajaran Islam, yang menghidarkan pembangunan dari konsep riba, yang dirasakan telah nyata-nyata gagal dalam menciptakan keadilan dan pemerataan ekonomi.

Riba yang di haramkan sesuai dengan fatwa ulama dunia juga sejalan dengan fatwa MUI (Rijanto, 2003) dalam tulisan ini di uraikan dengan mendetail dan dibangun kerangka konseptula alternatif pembiyaan lain yang bersumber zakat, infak dan sadakah dalam payung Ekonomi Kafilah.

 

 

Kata kunci: Riba, Ekonomi Kafilah dan zakat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGARUH PEMBERDAYAAN KARYAWAN

 TERHADAP MOTIVASI KARYAWAN RUMAH SAKIT HAJI MEDAN

 

Sri Gustina Pane

Universitas Islam Sumatera Utara

 

 

ABSTRACT

 

            This research aims is to know the influence of  employee empowerment (task, task allocation, power, commitment and culture) to employee motivation at Rumah Sakit Haji Medan.

            In this research, there are two variables, which are employee empowerment as independent variable (X) and employee motivation as dependent variable (Y). Yammane used to measured the sample with proportional allocation technique. The population are 390, which 80 are chosen as sample of this research. Data collecting by questionnaire and analysed by Path Analysis Method.

            Result of statistical analysis indicate that there are positive effect between the five empowerment dimensions (task, task allocation, power, commitment and culture) to employee motivation (52,73 %) where task dimension proved as dominant factor.

            As  a recommendation, it is suggested that Rumah Sakit Haji Medan implement employee empowerment in order to increase employee motivation.

 

Keywords : employee empowerment, task, task allocation, power, commitment, culture and employee motivation.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENERAPAN NORMA DAN ETIKA

DALAM PELAYANAN EKONOMI ISLAM

Safria Andi

Universitas Islam Sumatera Utara

 

Abstrak

Salah satu kendala utama dari oprasional pebisnis adalah dalam persoalan tidak memperhatikan eksistensi norma, etika dan akhlak serta kompetensinya di tengah-tengah pasar ekonomi. Kendala ini menjadi transfaran ketika pergulatan ekonomi di tengah-tengah masyarakat  dan sebagian kalangan kaum pebisnis memandang bahwa konsep materialistis adalah keuntungan yang puncak bagi mereka. Padahal, konsep ini merupakan persoalan besar yang berkembang di alam modern sekarang ini yang telah menyeret manusia pada kondisi di mana nilai-niai spiritual terpinggirkan. Hal ini yang menyebabkan timbulnya imbas negatif di kalangan lain dan membangun paradigma masyarakat bahwa harta, jabatan dan kekuasaan menjadi tolok ukur ‘baik’ dan ‘buruk’-nya seseorang..Oleh sebab itu dibutuhkan penjelasan definisi norma, etika,  eksistensi, kompetensinya dan tujuan ekonomi Islam dengan memaparkan ekonomi berkaitan dengan ikatan iman dan etika.

 

Key word : Norma, Etika dan Ekonomi Islam

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGARUH BETA DAN PRICE TO BOOK VALUE TERHADAP

RETURN SEKURITAS PORTOFOLIO PERUSAHAAN:

STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR

DI BURSA EFEK JAKARTA

 

ANGGRIYANI

Dosen Universitas Islam Sumatera Utara

Abstract

 

This study investigated the effect of beta and price to book value toward portfolio securities return. The expected returns were measured by Capital Asset Pricing Model. The Single Index-Model was developed to aid portfolio analysis and The Single Index Model called for estimating the beta of each stock that was a potential candidate for inclusion of portfolio.

Price to book value indicated that the prospect of a success company was correlated with return. The research used 39 manufacturer companies in Jakarta Stock Exchange with purposive sampling during the year 1994-2000. The data were collected from secondary data and the collected data processed by SPSS and tested by multiple regression analysis.

The result of the analysis showed that price to book value was significantly affected toward portfolio securities return at significant level 0.0210, but its effect was negative. Beta was not significantly affected toward portfolio securities return at 0.5080. The negative effect was meant at anomaly because Capital Asset Pricing Model was not realistic for counting expected return.

 

Key Words: Capital Asset Pricing Model, Single Index Model, Price to Book Value,  Beta, Portfolio Securities Return, and Anomaly.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGARUH KEPUASAN KERJA

 TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PADA STIE X

 

M.FITRI RAHMADANA

Dosen Fakultas Ekonomi UNIMED

 

 

ABSTRACT

 

 

Organisasi merupakan tempat berhimpunnya sumberdaya manusia yang siap memberikan kemampuan terbaiknya demi kemajuan dan tujuan organisasi tersebut.Organisasi Lembaga pendidikan tinggi merupakan bagian yang tak terpisahkan untuk menciptakan mutu pendidikan bangsa.Tentunya dalam hal ini perguruan tinggi/organisasi sangat berkepentingan dalam memiliki sumber daya baik dosen maupun karyawan yang memiliki komitmen serta loyalitas yang tinggi dalam rangka pencapaian tujuannya.

Agar dapat mewujudkan hal tersebut tentunya berbagai faktor jadi perhatian utama lembaga pendidikan, yaitu pemberian gaji yang layak, supervisi dan kondisi pekerjaan dan rekan sekerja.Jika kondisi tersebut dapat diciptakan, maka sangat berguna dalam penciptaan loyalitas dan komitmen yang tinggi dari para karyawan di lembaga pendidikan tersebut.

Komitmen dan loyalitas para karyawan menunjukkan adanya pengidentifikasian dengan tujuan organisasi, perasaan keterlibatan, dan rasa kesetiaan. Akibatnya akan mengurangi tingkat perpindahan para karyawan dari lembaga, dan diharapkan akan menciptakan tenaga pengajar yang penuh dengan inovasi untuk meningkatkan  kualitas pekerjaannya demi kemajuan lembaga.

Sumber daya manusia adalah sebagai human asset bagi perusahaan berdasarkan pengetahuan, keterampilan dan pengalamannya.Manusia dinilai sebagai modal fisik yang merupakan bagian dari human capital. Rendahnya komitmen para karyawan akan mengganggu jalannya keefektifan dan keefisienan lembaga. Akibatnya akan meningkatkan perpindahan karyawan sebagai reaksi yang terjadi karena perbedaan persepsi masing-masing individu.

Temuan mengindikasikan bahwa perpindahan yang tinggi akan menimbulkan dampak negatif bagi organisasi, menciptakan kondisi tidak stabil pada tenaga kerja dan peningkatan potensi biaya sumber daya manusia, hilangnya sumber daya manusia yang potensial, terhambatnya jenjang karir serta hilangnya sumber pendapatan.

Begitu pentingnya isyu komitmen organisasi bagi lembaga pendidikan maka, perlu kiranya mengidentifikasi beberapa faktor yang dapat menciptakan kepuasan kerja yang mendorong kepada terjadinya perpindahan karyawan.Dalam penelitian ini faktor yang menjadi kajian adalah gaji, supervisi, kondisi kerja dan rekan sekerja.

Faktor-faktor tersebut menjadi alasan mengukur kepuasan kerja bagi para karyawan untuk tetap bertahan di lembaga sebagai wujud tingginya komitmen pada lembaga, dan sebaliknya jika kepuasan kerja para karyawan rendah maka komitmen organisasi rendah maka mengakibatkan perpindahan para karyawan  untuk memilih bekerja di lembaga lain/perusahaan lain tidak akan terhalangi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

EFFEKTIVITAS PELAKSANAAN RASKIN

(BERAS UNTUK RUMAH TANGGA MISKIN)

Studi Kasus: RTM Penerima Raskin Desa Penara Kebun Kecamatan Tanjung Morawa B Kabupaten Deli Serdang Propinsi Sumatera Utara

Mhd. Asaad

Dosen Kopertis Wilayah I dpk UISU

 

Abstrak

 

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kemiskinan dan keberhasilan pelaksanaan program raskin serta masalah-masalah yang masih dihadapi dalam penyaluran raskin di desa Penara Kebun Kecamatan Tanjung Morawa B Kabupaten Deli Serdang Propinsi Sumatera Utara. Analisa data yang digunakan untuk mengetahui tingkat ketepatan proses penyaluran raskin adalah analisis deskriptif kualitatif.Penemuan masalah dilakukan dengan menggunakan analisa kualitatif.Hasil kajian menunjukkan bahwa belum semua penerima raskin telah memenuhi criteria tingkat kemiskinan RTM. Ditemukannya RTM penerima raskin yang tidak dikatagorikan miskin bahkan hampir miskin.Program raskin telah dilaksanakan dan berhasil, namun belum memnuhi semua indicator keberhasilan Hal ini disebabkan masing-masing indicator keberhasilan program ini belum memenuhi seluruh criteria yang             ditetapkan. Masih ditemukan masalah diantaranya mekanisme penentuan data RTM didasarkan kepada data BPS. Penetapan RTM tidak mengakomodasi musyawarah desa dan perkembangan jumlah RTM. Belum semua RTM dapat membeli raskin pada awal bulan, Masih ditemukan adanya RTM yang masuk katagori penerima raskin tidak memperoleh raskin karena tidak terdaftar pada BPS.

 

Kata kunci:      Kemiskinan, RTM penerima raskin, keberhasilan program raskin

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KONSEP HATI DALAM WACANA ALQUR`AN DAN HADIS

Safria Andy

(Universitas Islam Sumatera Utara)

Abstrak

   Adapun pembahasan hati dalam Alquran sebagaimana yang dijelaskan Allah dalam firman-Nya, (QS 26: 88).Bahwa hati memiliki peranan terpenting dalam penempatan harta, anak, dan sesuatu yang dipandang berharga bagi manusia menjadi benar-benar bermanfaat dunia dan akhirat bagi kehidupan dirinya.Sebuah perbuatan tidak akan bisa dijalankan dengan baik, sebelum hati memberikan arahan niat dan tujuan yang diinginkannya.

Karena itu pula, hati inilah yang akan bertanggung jawab di kemudian hari. Sebagaimana setiap pemimpin bertanggungjawab atas kepemimpinannya, usaha untuk membenarkan dan meluruskan, mengoreksi penyakit yang ada, dan memberikan konstribusinya adalah sebaik-baiknya ibadah kepada Allah.Allah dan Rasul-Nya mengharapkan hamba dan umatnya selalu dapat menjaga dan memperhatikan keberadaan hati. Karena ia merupakan kendaraan manusia dalam mengarungi bahtera kehidupannya. Apabila manusia menjaga keberadaan hatinya dengan baik, maka selamatlah ia. Sebaliknya, apabila ia lalai dan tidak memperdulikan keberadaan hatinya dengan kebaikan karena di budaki oleh nafsu dan amarahnya , maka celakalah ia.

Hati merupakan raja anggota badan dan anggota badan itu bagaikan rakyatnya. Secara fisik hati itu segumpal darah, apabila hati itu baik , baiklah seluruh tubuh; apabila rusak, rusaklah semuanya. Hati yang memerintah dan yang memutuskan. Hati juga yang menaati Allah dan ia juga mendurhakai Allah. Terbukti bahwa hati itu ternyata dapat berubah-ubah baik dan buruknya, ia juga membutuhkan petunjuk dan kerelaan Allah SWT untuk dapat menempatkan baiknya hati dalam dirinya, terutama jasad tempat ia berada disaat tidak memperoleh kerelaan-Nya.

 

Kata kunci :  Konsep Hati, Alquran, Hadis

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PERSEPSI ETIKA TERHADAP SKANDAL SUSU

Anita Maharani

(Universitas Paramadina)

 

Abstraksi

Cina juga mengalami masalah lainnya terkait dengan transisi ekonomi, yakni, minimnya etika bisnis di Cina. Skandal Susu produksi Cina yang ditemui mengandung melamin, serta menyebabkan jatuhnya korban jiwa juga karena lemahnya pengawasan pangan Demikian, sehingga penulisan ini bermaksud untuk membahas kasus skandal susu di Cina, dengan menggali persepsi etika bisnis dari beberapa kalangan.

 

Kata Kunci: persepsi, etika, susu

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MALAYSIAN PALM BIODIESEL INDUSTRY CONTRIBUTION TOWARD EMPLOYMENT

 

Rulianda Purnomo Wibowo

(Universitas Sumatera Utara)

 

ABSTRACT

 

            High oil prices have stimulated a new trend in world energy market today as every nation is desperately trying to find a new energy alternative, which is renewable. The new energy alternative is expected to replace the role of fossil fuel, which has depleted due to excessive energy consumption for fuelling economic development until today. Palm biodiesel as a new alternative renewable energy resource offers the potential to be a ready source for fuel that is environmentally friendly.

Malaysia as the biggest palm oil producer has a great potential to be a leader in developing palm biodiesel industry due to their abundant supply of palm oil feedstock and expertise in palm biodiesel technology. This study has analyzed Palm Biodiesel Industry contribution to Malaysian Economy in providing employment. This study has discovered that the palm biodiesel industry development will provide direct employment to Malaysians excluding other multiplying effects and spin-off activities.

 

 

Key word : Palm Biodiesel, Contribution, Employment.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SIGNIFIKANSI POTENSI EKONOMI DALAM WAKAF

Abdul Wahid Sulaiman

(Pesanteren Raudatul Hasanah Medan)

Abtsrak     

     Wakaf merupakan salah satu media ekonomi dalam Islam yang telah terbukti sangat efektif dan memiliki potensi signifikan.Tentunya jika didukung oleh perangkat yang baik sesuai dengan tuntunan Rasulullah.Namun sayang, wakaf sering terkendala disebabkan oleh macetnya beberapa perangkat yang dibutuhkan dengan berbagai sebab; baik oleh pewakif, pengelola, masyarakat maupun pemerintah. Sering pengelola wakaf hanya terjebak pada euphoria bahkan bersembunyi di balik nama suci ‘wakaf’ dengan menyandarkan dirinya pada keberhasilan pengelolaan yang telah menyejarah, sementara wakaf yang dikelolanya tidak demikian, bahkan ada yang  justru menyalahi tuntunan syariat

Untuk mengembangkan wakaf saat ini perlu sosialisasi fikih wakaf secara konfrehensif dengan berbagai media dan instansi, sehingga terbentuk pemahaman yang benar dalam masyarakat. Konsekuensi logisnya mereka menjadi ringan tangan untuk berwakaf, nazhir benar-benar menjadi teladan dalam berwakaf, tidak akan terjadi penyimpangan, masyarakat dan pemerintah akan menjadi pengontrol pengelolaannya yang efektif. Dengan sistem yang terpadu tersebut, potensi ekonomi yang signifikan dalam wakaf akan berperan dan berfungsi sebagaimana yang telah dipraktekkan di beberapa Negara Islam yang tergambar dalam tulisan berikut.
Kata Kunci: Wakaf, nazhir, potensi, pertumbuhan, ekonomi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGARUH PERSEPSI WAJIB PAJAK BADAN MENGENAI UNDANG-UNDANG PAJAK PENGHASILAN TERHADAP PELAKSANAAN SISTEM SELF ASSESSMENT PADA BUMS DAN BUMD KANTOR PELAYANAN PAJAK MEDAN KOTA

 

Zulkifli Harahap

Universitas Terbuka

 

ABSTRACT

 

The aims of this research is to find out how influences perception variables corporate tax payers both BUMS and BUMD about income tax laws with respect to Self Assessment System implementation and to obtain the fact wether between BUMS and BUMD.

Determination Sample number of usses simple sampling method and sample alocations uses proportional, other literatur, interview and observation. The requied data was anlyzed by path analysis.

The result of analysis indicated:  The learning motication and personality have positive influences to formed perception of tax payers both BUMS and BUMD. Both BUMS and BUMD the perceptions of corporate tax payers with respect to self assessment system implementation has positive influences. There is no difference perception efect the law income tax with respect to self assessment system implementation the ttwo tax payers.

 

 

Key word : Pajak, BUMS, BUMD

PENGARUH INTERAKSI ANTARA TOTAL QUALITY MANAGEMENT DENGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA DAN SISTEM PENGHARGAAN TERHADAP  KINERJA MANAJERIAL

(Studi Empiris pada PT. Telkom Sumatera Utara)

 

Dita Amanah

(Universitas Negeri Medan)

ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel sistem pengukuran, sistem penghargaan, TQM, interaksi TQM dengan sistem pengukuran kinerja dan interaksi TQM dengan sistem penghargaan terhadap kinerja managerial PT. Telkom Sumatera Utara, penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian Narsa dan Yuniawati (2003),

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survey. Responden adalah senior manajer dan staff dengan sampel berjumlah 54 orang dari total populasi 90 orang. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis adalah regresi linier berganda.

Hasil pengujian menyatakan bahwa gagal menolak Ho5, artinya interaksi sistem penghargaan (X2) dengan TQM (X3) pengaruhnya tidak signifikan terhadap kinerja manajerial. Sedangkan lima hipotesis lainnya terbukti.

 

Kata kunci: TQM, sistem pengukuran kinerja, sistem penghargaan, dan kinerja manajerial.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PROBLEMA PORTER DI BANDARA POLONIA MEDAN

ABSTRAK

Rusli

(Mahasiswa S2 MM UISU)

Penelitian ini dibuat untuk meluruskan persepsi siapa dan apa sebenarnya porter yang ada di airport polonia medan, sehingga begitu banyak keluhan para penumpang pesawat terhadap mereka. Sekilas kalau kita tidak paham darimana datangnya mereka dan mengapa mereka ada disitu tentu caci maki dan complain akan terlontar dari mulut para penumpang.

Dengan adanya penelitian dan artikel ini penulis berharap kita paham dan bisa mengerti akan nasib dan keadaan mereka. Karena mereka datang dari orang-orang susah yang di PHK dan pengangguran yang meresahkan negara, namun kini  memiliki penghasilan untuk menghidupi keluarganya dan menjadi pahlawan bagi keluarga, bukan lagi sampah masyarakat.

 

Kata kunci :     Problema, Porteri Bandara Polonia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

HARMONISASI STANDAR AKUNTANSI

 (SEBUAH ANALISIS PERSEPSI SIVITAS AKADEMIKA AKUNTANSI)

Muhammad Rizal

Siska Peronika Sihombing

(UISU dan UNIMED)

Abstrac

 

This Research aim to know the perception of academic personnel cum accountancy on the application of harmony of international accountancy standard

In this research the object cosmists of lecturer in accountancy, student and employers. of some famous universities in Medan. object verification is data analysis. Correlation Product Moment is used in validity examination, While Cronbac’h Alpha, is used to examine the reliability.

The result of hypothesis show that lecturer and student in accountancy have positive perception on the application of the harmony of international accountancy standard. 14 out of 30 respondents (i.e lecturers) or 47% claimed that they have learned international accountancy. 69 respondents are students who have learned international accountancy. This research slows that the understanding international accounting on two groups of respondents attained a fair perception.

 

 

Keyword : Harmony, Standardizes, International Accountancy standard, Globalization.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGARUH PEMAKAIAN ANTI-LOCK BRAKING SYSTEM (ABS) TERHADAP UMUR KANVAS REM TROMOL MOBIL

SERTA ANALISA PERBANDINGAN BIAYA

 

Ahmad Bakhori

FT. UISU

A B S T R A K

            Keselamatan dan kenyamanan dalam berkendraan merupakan hal yang sangat penting dan yang paling utama.Saat sekarang ini, keselamatan dalam berkenderaan di jalan raya kurang terjamin dan sering terjadi kecelakaan akibat kegagalan fungsi rem. Dimana rem mempunyai fungsi untuk mengurangi laju putaran roda kendaraan dan juga untuk menghentikan putaran roda kendaraan tersebut. Apabila dilihat dari fungsi rem tersebut betapa pentingnya peranannya pada suatu kendaraan, karena akibat rem yang tidak bekerja sempurna maka akan mengakibatkan kecelakaan. Melihat demikian pentingnya peranan rem pada sebuah mobil, maka ditemukan suatu alat Bantu untuk suatu rem yakni Anti-lock Braking System (ABS). Keistimewaan daripada ABS ini adalah daya cengkraman rem yang berlipat ganda, memperpendek jarak pengereman, mempersingkat waktu pengereman, menjamin pemerataan tekanan keempat roda, stir mobil masih dapat terkendali pada saat pengereman mendadak dan mencegah slip (keluar jalur). Dengan memperpendek jarak pengereman akan mengurangi keausan ban. Dalam tulisan ini akan di kaji  percobaan penggunaan rem ABS dan tanpa rem ABS pada mobil Toyota Kijang  dengan pengaruh pemakaian ABS terhadap umur kanvas rem dan kelayakan pemakaian ABS serta perbandingan biaya secara umum.

KATA  KUNCI : Rem, Anti-lock Braking system (ABS), Umur kanvas, keausan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ENTREPRENEURIAL ORGANIZATION DAN KAITANNYA DENGAN

PERGESERAN HARAPAN PERAN MANAJERIAL

Anita Maharani

Universitas Paramadina

 

Abstraksi

Pada perkembangan ilmu manajemen dan  organisasi, tergugah oleh keberadaan konsep entrepreneurial organization, tujuan dari penulisan ini adalah untuk membahas tentang ENTREPRENEURIAL ORGANIZATION DAN KAITANNYA DENGAN PERGESERAN HARAPAN PERAN MANAJERIAL. Pembahasan diawali dengan Teori Organisasi, Manajemen dan Kepemimpinan, Entrepreneur,  Intrapreneur, Leader dalam suatu Organisasi Bisnis, Pengaruh Intrapreneur Terhadap Perkembangan Organisasi ke arah Organisasi yang Kreatif dan Inovatif, Pra kondisi dan Kondisi Fundamental Untuk Mengembangkan Desain dan Struktur Organisasi, Analisis Intraorganisasional dan interorganisasional, Unsur Budaya dan Etika Organisasi dalam Kaitan dengan Entrepreneurial Organisation.

 

Kata kunci: Entrepreneurial Organization, peranan manajerial

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ANALISA TARIF ANGKUTAN BECAK BERMOTOR (BETOR)

DI KOTA MEDAN

Marwan Lubis

Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Sumatera Utara

 

A b s t r a k

Transportasi adalah suatu bentuk kegiatan yang akan selalu berkembang menurut ukuran, waktu, jenis pelayanan, tingkat sosial ekonomi manyarakat dan kebiasaan pada suatu masa yang pada dasarnya mengakibatkan perkembangan fisik pelayanan transportasi sesuai dengan pertumbuhan jumlah pergerakan manusia dan teknologi yang ada.

Becak bermotor ( betor) merupakan angkutan paratransit yang tumbuh dan berkembang ditengah – tengah masyarakat kita saat ini, dan dengan berbagai pertimbangan banyak diantara mereka lebih memilih moda ini sebagai sarana angkutan daripada angkutan lainnya

Dari hasil survei dilapangan diperoleh variasi tarif becak bermotor berkisar antara Rp 2500 -Rp 3500 perkilometernya tergantung dari tawar menawar antara pengemudi becak bermotor dengan penumpang

Hasil perhitungan Biaya operasional kendaraan (BOK) jenis Win 100 cc rata-rata sebesar Rp 55.598,- per hari, sedangkan Biaya operasional kendaraan (BOK) jenis KTM 100 cc rata-rata sebesar Rp 61.300,- per hari

Tarif  hasil perhitungan untuk becak bermotor (betor) jenis win 100 cc sebesar Rp 2.225,- per km, nilai tarif tersebut lebih rendah dari tarif yang ditawarkan operator becak bermotor (betor) sebesar Rp 2.500,- per km , sedangkan becak bermotor (betor) jenis KTM 100 cc sebesar Rp 2.450,- dan masih lebih rendah dari yang ditawarkan operator terhadap calon penumpang becak bermotor (betor).

Kata kunci : Betor,paratransit,BOK,tarif

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARA WAKIF

MEMBERIKAN WAKAF

(Sutudi Kasus Kecamatan MedanKota)

 

M.FITRI RAHMADANA

Dosen Fakultas Ekonomi UNIMED

 

ABSTRACT

This research aim to know great and sign factors that motivate wakif to give wakaf for benefit the, of Moslem society.

Data used at this research is primary data of steming from 35 sample used questionare that special design for this research. Hereinafter to appraise influence of the variable used by method of OLS (Ordinary Least Square) passing program of SPSS with testing classic assumption for the first as a condition of goodness of fit for the model.

Result of this research indicate that Religion Motivation have significant impact to opportunity of moslem society. Religion Motivation have positive influence with t-test 2,926 with probability 0,0006 less than significant level at 5%. Social Motivation have no significant impact to opportunity of moslem society. Social Motivation have negative influence with t-test -0,132 with probability 0,958 more than significant level at 5%. Economic Motivation have significant impact to opportunity of moslem society. Economic Motivation have positive influence with ttest 2,918 with probability 0,006 less than significant level at 5%. With F-test 29,221 and probability 0,000 less than significant level at 5%, we can say that religion motivation, social motivation and economic motivation can impact opportunity for moslem society and with determination we can say all of variable give 73,9% contribution for opportunity for moslem society and 26,1% give with another variable out from this research.

 

Keyword: religion motivation, social motivation, economic motivation, opportunity for moslem society, multiple regression.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ASPIRASI BURUH BANGUNAN TERHADAP KEPUTUSAN BEKERJA

Kustoro Budiarta

(Dosen FE Unimed)

 

Abstrak

 

Buruh bangunan merupakan salah satu lapangan kerja yang selalu terbuka bagi mereka yang mau bekerja. Dengan bermodalkan tenaga yang kuat dankemauan yang keras siapa saja bisa bekerja tanpa dilengkapi persyaratan administrasi formal lainnya, mereka bisa menyumbangkan tenaganya dengan mendapat imbalan atau penghasilan yang layak. fenomena masyarakat pinggiran kota yang beralih menjadi buruh bangunan beserta aspirasinya menjadi buruh bangunan untuk bekerja menjadi persoalan yang menarik untuk diteliti. Karenanya penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi buruh bangunan dalam pengambilan keputusan bekerja sebagai buruh bangunan.

Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara tidak terstruktur, dan angket.dengan sampel sebanyak 53 orang buruh bangunan yang berdomisili di Lingkungan Benteng Hulu Titi Sewa Medan. Uji validitas dan reliabilitas angket, menunjukkan bahwa angket valid dan reliabel, dengan alpha = 0,514 untuk variabel aspirasi dan alpha = 0,784 untuk variabel keputusan kerja.

Teknik analisis data menggunakan metode analisis regresi berganda dengan Ŷ = a + b1 X1 + b2 X2 + b3 X3 + b4 X4. Sementara untuk menguji pengaruh secara simultasn digunakan Uji F dan menguji pengaruh secara parsial digunakan Uji t.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Aspirasi buruh bangunan khususnya yang berdomisili di Lingkungan Benteng Hulu Titi Sewa Medan.berpengaruh signifikan terhadap keputusan kerja, 2) Variabel   kebutuhan   manusia berpengaruh signifikan secara parsial terhadapkeputusan kerja buruh bangunan   yang   berdomisili   diLingkungan  Benteng  Hulu  Titi  Sewa  Medan, 3) variabel imbalan/upah, pengalaman masa lalu/latar belakang, dan isu sosial tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keputusan kerja buruh bangunan yang berdomisili di Lingkungan Benteng Hulu Titi Sewa Medan, 4) variabel kebutuhan manusia yang menjadi variabel yang paling dominan mempengaruhi keputusan kerja buruh bangunan yang berdomisili di Lingkungan Benteng Hulu Titi Sewa Medan dan 5) Besarnya kontribusi variabel kebutuhan, imbalan/upah, pengalaman masa lalu/latar belakang dan isu sosial terhadap Keputusan Kerja sebesar 49,9 %, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PERATAAN LABA DAN PENGARUHNYA TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN : STUDI EMPIRIS

PADA PERUSAHAAN PUBLIK YANG TERDAFTAR

DI BURSA EFEK INDONESIA

Adrianto

(UNIVERSITAS TERBUKA)

 

Penelitian ini bertujuan, menguji pengaruh faktor-faktor profitabilitas, hutang, dividen dan ukuran perusahaan mempengaruhi perusahaan dalam praktik perataan laba dan menguji apakah ada perbedaan return saham antara perusahaan perata laba dengan yang bukan perata laba.

Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan publik di BEI yang terdaftar sebagai kelompok Liquid 45 (LQ45). Dari 45 perusahaan yang terdaftar, dipilih 36 perusahaan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, dengan cara mengumpulkan informasi yang dibutuhkan dari Indonesia Capital Market Directory (ICMD). Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini dianalisa dengan menggunakan model statistik regresi logistik dengan melihat nilai probabilitas signifikansinya.Dan untuk menguji perbedaan antara perata laba dan bukan perata laba atas return saham digunakan pengujian independent sample t test.

Pengujian dengan regresi logistik mengasilkan persamaan : Ln(p/1-p) = 3,438 – 0,02ROE + 0,030DR + 0,038DIVIR + 0TA dihasilkan probabilitas signifikansi ROE (0,695 > 0,05), DR (0,262 > 0,05), DIVIR (0,077 > 0,05),TA (0,218 > 0,05) yang menunjukkan angka diatas nilai signifikansi yang diinginkan. Dari hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa faktor-faktor profitabilitas, hutang, dividen dan ukuran perusahaan tidak mempengaruhi tindakan perataan laba atau H1ditolak. Dan untuk pengujian beda juga dihasilkan nilai probabilitas signifikansi yang nilainya berada atau lebih besar dari nilai signifikansi yang diinginkan sebesar 0,183, artinya tidak ada perbedaan rata-rata return antara pelaku perata laba dengan yang bukan pelaku perata laba.

Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil pengujian, adalah : Faktor-faktor profitabilitas, hutang, dividen, dan ukuran perusahaan tidak mempegaruhi secara signifikan terhadap tindakan perataan laba. Dan, tidak ada perbedaan yang signifikan atas return saham antara pelaku perataan laba dengan yang bukan pelaku perataan laba. Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian yang dilakukan oleh Juniarti dan Carolina (2007), Li Jung Tseng dan Chien Wan Lai (2007), dan Zulfa dan Anugerah (2007).

 

Kata Kunci : Perataan Laba, Profitabilitas, Hutang, Dividen, Ukuran Perusahan, dan Return Saham.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

STRATEGI MENGATASI BIAYA HIDUP MASYARAKAT MISKIN

STUDI KASUS PELAKSANAAN PROGRAM BANTUAN DANA BERGULIR DI KOTA MEDAN

 

Mhd. Asaad

Dosen Kopertis dpk UISU

 

Abstract

            The purpose of this research is to find out the strategy of the poor community, the resolving fund aid  receivers, to overcome their cost of living. The object of this research is the poor community, the aid receivers of the programs of PDMDKE and LIEDSP. The dta analysis uses asimple tabulation with frequency table. Based on the analysis of regional and socio-economic conditions of the community who receivers the revolving fund aid in Medan, it can be seen that there are some relationships between the socio-economy of the community as one of the sub-systems and the development system of the poor urban community. The conditions of the two instruments in the development system of the poor urban community are hoped to affect the implementation of poverty alleviation program of urban areas.

The strategy of the poor community, the poor community, the receivers of the aid, to overcome the fulfillment of the living-cost needs is to increase business capital, to do additional works and to add working hours. The strategy of the community in fulfilling their daily needs however, is done by means of decreasing recreational activities, clothes expenditure, the amount of consumption for daily food, travel expenditure and doing home industry activities such as clothing and spices.

Keywords : strategy, living cost, revolving fund.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PROPOSED INDUSTRIAL RELATIONS MODEL FOR INDONESIA:

FROM THEORETICAL PERSPECTIVES

Anita Maharani

Universitas Paramadina

 

Abstraksi

Hubungan industrial adalah sebuah ungkapan yang tidak hanya menggambarkan hubungan pengusaha dengan Serikat Pekerja, namun juga melibatkan Pemerintah dengan tujuan untuk menentukan kebijakan yang tepat untuk tenaga kerja ketika mereka menghadapi masalah.Pengembangan hubungan industrial, bukan disebabkan hanya karena suatu faktor pengaruh di dalam suatu negara, namun ditentukan juga dengan kondisi yang melingkupi negara.

 

Kata kunci: hubungan,` industrial, teori,

 

 

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERAN AUDITOR INSPEKTORAT DALAM PENGAWASAN   KEUANGAN DAERAH

Abstrak

Erlina

Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara

This research aims to examine the influence of personal background, budget knowledge and internal audit process knowledge toward the role of internal auditor on region financial control. The population of this research is internal auditor of region government in province of North Sumatera. The data in this research is collected by questionnaires which distributed directly to respondent.  The collected are from 58 respondents. Hypothesis of this research are testing by using multiple regression analysis.  The classical assumption testing is done before testing of hypothesis. The result of this result shows that personal background,  budget knowledge and internal audit process knowledge have significant influence toward the role of internal auditor on region financial control simultaneously. In partially, personal background have no  significant influence toward the role of internal auditor on region financial control, but budget knowledge and internal audit process knowledge have significant influence toward the role of internal auditor on region financial control.

 

Keywords: Personal background, budget knowledge, internal audit process knowledge, the role of internal auditor and region financial control.

 

SAHAM PROPERTI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA

Annio Indah Lestari N

Dosen Universitas Al-Azhar Medan

Abstrak

Properti merupakan salah satu sektor yang terpuruk pada tahun 2005.   Hal ini mengakibatkan harga saham properti di Bursa Efek Jakarta  juga terpuruk. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor fundamental dan teknikal yang memiliki pengaruh terhadap harga saham di sektor properti.Adapun faktor fundamental yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah 14 rasio keuangan perusahaan.Faktor teknikal yang dipergunakan adalah volume perdagangan dan indeks harga saham individu.

Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Jumlah populasi 32 perusahaan properti,  diambil sebagai sampel 16 perusahaan, karena memiliki laporan keuangan secara lengkap pada tahun 2001 sampai 2003 dan sahamnya aktif diperdagangkan di bursa. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan terlebih dahulu melakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolonieritas, hateroskedastisitas dan autokorelasi, ditambah dengan uji linearitas model.

Hasil penelitian menunjukkan, bahwa secara serempak, faktor fundamental yang terdiri dari leverage ratio, fixed asset turn over, quick ratio, operating profit margin, return on investment, price book value dan faktor teknikal yang terdiri dari volume perdagangan dan indeks harga saham individu memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara parsial, faktor fundamental yang terdiri dari leverage ratio, operating profit margin, price book value dan faktor teknikal yang terdiri dari volume perdagangan dan indeks harga saham individu  memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham pada alpha 5%. Indeks harga saham individu bahkan sangat signifikan.

 

Kata kunci: faktor fundamental, teknikal, harga saham.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KECENDERUNGAN KECURANGAN AKUNTANSI

 

Sri Muliyani

(Universitas Sumatera Utara)

 

 

Abstrak

 

            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah faktor-faktor keefektifan pengendalian internal, kesesuaian kompensasi, asimetri informasi, ketaatan aturan akuntansi dan moralitas manajemen berpengaruh sinifikan terhadap perilaku tidak etis dan kecenderungan kecurangan akuntansi.

            Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh manajer dan karyawan pada bagian keuangan pada BUMN di Medan yang diperkirakan terlibat dalam berbagai bentuk kecurangan akuntansi dan perilaku tidak etis.

Hasil pengujian hipotesis secara simultan menunjukkan bahwa H1  diterima. Semua variabel bebas berpengaruh signifikan (dengan nilai signifikan 0,000) terhadap perilaku tidak etis. Sedangkan secara parsial menunjukkan bahwa hanya variabel moralitas manajemen (dengan nilai signifikan 0,000) yang berpengaruh signifikan terhadap variabel perilaku tidak etis. Hasil pengujian H2 secara simultan menunjukkan bahwa semua variabel bebas berpengaruh signifikan 9dengan nilai signifikan 0,003) terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi. Hal ini menunjukkan bahwa H2 diterima. Sedangkan secara parsial ditemukan bahwa hanya variabel moralitas manajemen yang berpengaruh signifikan (dengan nilai signifikan 0,000) terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi. Hasil pengujian hipotesis ketiga H3 menemukan bahwa variabel perilaku tidak etis berpengaruh signifikan (dengan nilai signifikan 0,000) terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi. Hal ini menunjukkan bahwa H3 diterima.

 

Key word: Keefektifan pengendalian internal, kesesuaian kompensasi, asimetri informasi, ketaatan aturan akuntansi,

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PEMANFAATAN LIMBAH PEMOTONGAN

HEWAN YANG BERKELANJUTAN

 

Hj. Nurzainah Ginting

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK

 

Limbah pemotongan hewan di samping menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan juga merupakan materi yang dapat memberi manfaat.Sampai saat ini limbah pemotongan hewan tidak dimanfaatkan.Pada tempat pemotongan hewan (TPH) milik masyarakat, limbah dibuang ke lingkungan. Pada rumah potong hewan (RPH) pemerintah, kelas C dan D disalurkan ke kolam fakultatif, sementara pada RPH kelas A dan B, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1993, RPH wajib mengelola limbah yaitu limbah padat dibuang ke TPA dan limabh cair dialirkan ke IPAL. Sebaiknya limbah TPUH, RPH dimanfaatkan karena pemanfaatan limbah dampat membantu mengatasi sebagian masalah ekologi, sosial budaya dan ekonomi yang terjadi di Indonesia.Dalam upaya mengenali manfaat limbah pemotongan hewan sekaligus mengatasi dampaknya, maka perlu dilakukan penelitian-penelitian.

Penelitian pertama adalah Aplikasi Teknologi Biometanisasi pada Limbah Cair Pemotongan Hewan untuk Menghasilkan Energi.Penelitian menggunakan RAK (Rancangan Acak Kelompok) pola faktorial 3 x 3. Faktor pertama adalah pengadukan substrat yang terdiri atas 3 level; yaitu P0 = tidak diaduk, P1 = diaduk 10 menit dan P2 = diaduk 20 menit. Faktor kedua adalah penambahan urine yang terdiri atas 3 level; yaitu U0 = tidak ditambah urine, U1 = ditambah urine 20% dan U2 = ditambah urine 40%. Ulangan sebanyak 5 kali. Alat yang digunakan adalah 6 b uah biodigester yang mempunyai karakteristik sama.

Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan Biochemical Oxygen Deman limbah rata-rata 72% serta perlakuan pengadukan 20 menit tanpa urine (P2U0) dan pengadukan 10 menit tanpa urine (P1U0) mengakibatkan gas metan diproduksi sangat signifikan dan untuk setiap 1 kg isi rumen seagr akan dihasilkan 170 liter gas metan.

Penelitian kedua adalah Aplikais Bioaktivator Tepung Darah denga Fermentor Sludge Biogas dalam Pembuatan Kompos Limbah pada Pemotongan Hewan. Penelitian menggunakan RAL (Randangan Acak Lengkap) dengan 4 perlakuan; P0 = tanpa tepung darah, P1 = tepung arah 6,5%, P2 = tepung darah 13% dan P3 = tepung darah 19,5%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompos pada minggu kedua telah mengalami penurunan C/N rasio yaitu dari 35 menjadi di bawah 20.Pada minggu keempat C/N rasio mengalami penurunan menjadi antara 12 sampai 15.Terdapat tendensi bahwa P3 lebih baik dari perlakuan lainnya.Kompos berwarna gelap, berbau tanah dan terdapat kehidupan biota yaitu cacing serta kutu tanah.

Selanjutnya setelah diketahui manfaat limbah pemotongan hewan, maka dibuat suatu pola agar pemanfaatan limbah pemotongan di tempat TPH ataupun RPH menjadi lebih optimal.

Hasil penelitian ini layak dipertimbangkan untuk diaplikasikan di TPH/RPH di Indonesia karena membuktikan bahwa dengan pemanfaatan limbah pemotongan berkelanjutan maka selain dapat diperoleh eliminasi limbah sampai zero waste juga diperoleh beragam manfaat lainnya.

 

Kata kunci :     Limbah rumah potong hewan, Teknologi Biometanisasi, Biodigester, Gas Metan, Sludge dan Kompos.

ANALISIS RISIKOPADA PERUSAHAAN BERTUMBUH DAN

 TIDAK BERTUMBUH

(Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar

di Bursa Efek Indonesia)

 

Erni Marwati dan Inon Listyorini

Dosen Fakultas Ekonomi

Universitas Teknologi Yogyakarta

 

Abstrak

 

Risiko dapat diartikan sebagai kemungkinan tingkat keuntungan yang diperoleh menyimpang dari tingkat keuntungan yang diharapkan. Memang tidak semua pihak merumuskan risiko dalam artian ini. Misalnya ada yang mengukur risiko sebagai probabilitas menderita kerugian. Tetapi dalam teori portofolio, risiko dinyatakan sebagai kemungkinan keuntungan yang diharapkan, karena itu risiko mempunyai dua dimensi, yaitu menyimpang lebih besar maupun lebih kecil dari yang diharapkan (Husnan, 2005). Risiko investasi dapat berupa kerugian penurunan kurs saham dan kurs obligasi, gagal menerima dividen tunai dan kupon obligasi, gagal menerima kembali pokok obligasi karena emiten dinyatakan pailit dan gagal menerima kembali modal karena emiten saham dinyatakan pailit atau sahamnya tidak laku dijual.

 

Pertumbuhan perusahaan merupakan suatu harapan yang diinginkan oleh pihak internal perusahaan yaitu manajemen maupun eksternal perusahaan seperti investor dan kreditur. Pertumbuhan ini diharapkan dapat memberikan aspek yang positif bagi perusahaan seperti adanya suatu kesempatan berinvestasi di perusahaan tersebut. Prospek perusahaan yang bertumbuh bagi investor merupakan suatu prospek yang menguntungkan, karena investasi yang ditanamkan diharapkan akan memberikan return yang tinggi. Menurut Saputro dan Setiawati (2004), tingkat pertumbuhan yang tinggi dan pesat yang ditandai dengan tingginya tingkat set kesempatan investasi (Investment Opportunity Set). Proksi IOS dinyatakan sebagi proksi yang valid sebagai dasar untuk mengklasifikasikan perusahaan sebagai kategori perusahaan bertumbuh dan tidak bertumbuh karena IOS memiliki hubungan dengan berbagai variabel pertumbuhan perusahaan (Rokhayati, 2005). Norpratiwi (2007) mengatakan bahwa pilihan bertumbuh bagi perusahaan merupakan sesuatu yang secara melekat bersifat tidak dapat diobservasi. Karena sifat IOS yang tidak dapat diobservasi, maka diperlukan proksi untuk IOS. Rasio yang digunakan sebagi proksi IOS  untuk mengklasifikasikan menjadi perusahaan bertumbuh dan tidak bertumbuh hanya terbatas pada Market to Book Value of Aset Ratio, Market to Book Value of Equity Ratio,  Price to Earning Ratio, dan Book Value of Gross Property, Plant and Equipment.

 

Kata Kunci : Analisis Resiko, Perusahaan Bertumbuh Dan Tidak Bertumbuh

 

 

 

 

 

 

SUDUT PANDANG STAKEHOLDER TERHADAP

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA:

STUDI KASUS DI PT. TOYOTA MOTOR MANUFACTURING INDONESIA

Anita Maharani

Adjie Sapta

ABSTRAK

Organisasi dimengerti sebagai bagian dari sistem ekonomi dan politik dari stakeholder yang berkepentingan dan mempengaruhi praktek praktek manajemen. Yang dimaksudkan dengan stakeholder disini adalah president , pemerintah, senator, perwakilan rakyat baik yang dipilih secara nasional maupun lokal yang membuat suatu kerangka yang legal bagi manajemen dan menjamin diaplikasikannya undang undang yang berlaku. Praktek praktek manajemen sumber daya manusia pada hakekatnya tidak hanya dipengaruhi oleh satu saja pembuat keputusan, tetapi merupakan suatu kerjasama atau bahkan merupakan hasil konflik dari berbagai actor yang berkepentingan. Praktik MSDM terdiri dari interaksi pelaku sistem yang kompleks. Pendekatan metode penulisan ini adalah deskriptif. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan sudut pandang stakeholder terhadap Manajemen Sumber Daya Manusia dengan studi kasus di PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia.

 

Kata Kunci: stakeholder, Manajemen Sumber Daya Manusia

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KINERJA KEUANGAN KOPRASI PEGAWAI NEGERI (KPRI)

DI MEDAN

 

Muhammad Rizal & Mansa lina

Dosen FE UISU dan UNIMED

 

ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kinerja KeuanganKoperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) di Kota Medan,  faktor yang dimaksud adalah Ratio Likuiditas (Rasio Lancar, Rasio Cepat, Rasio Kas), Ratio Leverage (Rasio Hutang, Rasio Laba terhadap Beban Bunga, Rasio Hutang terhadap Ekuitas, Rasio Hutang Jangka Panjang terhadap Ekuitas), Ratio Aktivitas (Perputaran Persediaan, Perputaran Modal Kerja, Penagihan Rata-rata Piutang, Perputaran Aktiva Tetap, Perputaran Total Aktiva).

Populasi penelitian ini KPRI) di Kota Medan dengan jumlah populasi 114 KPRI sedangkan  sampel yang diperoleh sebanyak 33 Laporan Keuanganberupa Laporan Keuangan KPRI yang terdiri dari Neraca dan Sisa Hasil Usaha tahun buku 2004-2006. Sampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Analisis terhadap hipotesis dilaksanakan dengan menggunakan metode regresi linier berganda.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan Ratio Likuiditas,Ratio Leverage dan Ratio Activitas berpengaruh terhadap Kinerja Keuangan. Hal ini ditunjukkan nilai sig. 0,003 < 0,05 (level of significant) dan F-hitung 3,926 > 2,28 (F-tabel). Metode penelitian yang diperoleh adalah: Y =  – 0,054 – 0,094X1 – 0,053X2 + 0.096X3 + 0,847X4 – 0,004X5 – 0,087X6 – 0,057X7 – 0,001X8 -0,017X9 + 0,000X10 + 0,006X11 + 0,182X12. ­

Kata Kunci: Likuiditas, Leverage, Activitas dan ROE

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGARUH PENDIDIKAN/PELATIHAN (DIKLAT) DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PROFESIONALISME TENAGA MEDIS PADA PUSKESMAS HAMPARAN PERAK KABUPATEN DELI SERDANG

 

ABSTRAK

 

Dita Amanah

FE Universitas Negeri Medan

 

Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya tenaga profesional pada Puskesmas Hamparan Perak dan kurangnya peralatan medis yang menunjang kegiatan kerja tenaga medis. Sehingga perlu melakukan Pendidikan/Pelatihan (diklat) dan Disiplin Kerja guna meningkatkan ProfesionalismeKerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh pendidikan/pelatihan (diklat) dan disiplin kerja terhadap profesionalisme tenaga medis pada Puskesmas Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang.

Penelitian ini menggunakan penelitian populasi dengan mengambil seluruh jumlah populasi menjadi sampel penelitian yang terdiri dari 60 orang tenaga medis. Teknis pengumpulan data menggunakan skala likert dan diolah secara statistik dengan metode analisis regresi berganda dan diperoleh persamaan Ŷ=1,635+1,182X+0,313X+ e, diolah dengan spss versi 17.00.

Hasil penelitian meunjukkan bahwa pendidikan/pelatihan (diklat) dan disiplin kerja terhadap profesionalisme tenaga medis dengan nilai R square 0,901. Pendidikan/pelatihan (diklat) dan disiplin kerja terhadap profesionalisme tenaga medis dengan uji t pada taraf signifikasi (taraf kepercayaan) alpha 0,05. Hasil yang diperoleh menunjukkan pengaruh profesionalisme dengan analisis regresi berganda (X1 = 10,707 dan X2 = 3,113) lebih tinggi dari pada t sebesar 1,671. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan hipotesis ini dapat diterima, artinya ada pengaruh yang positif antara pendidikan/pelatihan (diklat) dan disiplin kerja terhadap profesionalisme pada Puskesmas Hamparan Perak. Dari pengujian statistik(uji F) diperoleh nilai F = 259.966 dengan taraf signifikasi (taraf kepercayaan) alpha 0,05. dengan demikian arah regresi linier berganda (X1 dan X2) terhadap Y sangat berarti.

Tujuan dari peneliian ini telah terpenuhi, dimana semua hipotesis telah diterima dengan menggunakan kriteria signifikansi penelitian yang diperoleh.

 

Kata Kunci : Pendidikan/Pelatihan (diklat), Disiplin Kerja, dan Profesionalisme.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ANALISIS PERBANDINGAN CONVENTIONAL COSTING, ABC DAN INTEGRASI ABC DAN EVA TERHADAP KEANDALAN LAPORAN KEUANGAN

(Studi Kasus di PT. XXY)

 

Abdurrozzaq

Fakultas Teknik UISU

 

 

Abstract

 

This research is comparative study to compare method of production cost charging. PT. XXY is research object located in Medan. This company were produced three kind of product. They were latex, alkyd and  plastizicer with high capital invested enough. The data were examined between 2008 and 2009 that is sample of comparation to implementation of conventional costing, ABC system and integration of ABC and EVA.

The result of this research show that charging overhead cost arbitary like conventional costing with single allocation can rise price distortion. Information distortion depend on overhead proportion to cost structure overall. The result show that there were indication of price distortion significantly enough. At 2008, distortion were becaused implement of conventional costing and ABC at Latex and Alkyd there were minus 597 million and 1.187 million and at plastizicer was 1.785 million. At 2009, distortion cost for latex and Alkyd are minus 734 million and 1.33 million, whereas for Plastizicer 2.098 million. They will be influence to cost of good sold and profit (loss) statement for each product. Thus for operating profit (loss) and economic profit (loss) will be different if conventional costing, ABC and integration of ABC and EVA used

 

Kata Kunci : Conventional costing, Activity Based Costing, Economic Value Added

 

ANALISA TARIF ANGKUTAN UMUM CV HIKMA TRYEK

TERMINAL AMPLAS-TERMINAL DELI TUA DI KOTA MEDAN

 

Marwan Lubis

Dosen Fakultas Teknik UISU

 

A b s t r a k

Penelitian ini untuk menganalisa besaran tarif angkutan umum CV HIKMAH trayek Terminal Deli tua menuju ke-Terminal Amplas kembali lagi di Terminal Deli tua apakah masih layak atau sudah tidak layak lagi untuk saat sekarang ini. 

Hasil analisa data diketahui bahwa jumlah rit rata-rata per-hari angkutan umum CV HIKMAH sebanyak 4 rit, dengan jumlah hari operasional kendaraan (HOK) adalah 312 hari selama setahun, jumlah rata-rata penumpang per-rit sebesar 20 pnp/rit, jumlah rata-rata penumpang per-tahun sebesar 24.960 pnp/tahun.Jumlah biaya langsung yang dikeluarkan angkutan umum CV HIKMAH  sebesar Rp.76.402.659,- per-tahun, sedangkan biaya tidak langsung sebesar Rp 8.540.000,- per-tahun sehingga total biaya operasi kendaraan (BOK) per tahun sebesar Rp 84.942.629,- ,.per-tahun , merupakanpenjumlahan biaya langsung dan biaya tidak langsung hasil perhitungan, sedangkan BOK angkutan umum CV HIKMAH rata-rata per-harinya sebesar Rp 251.723,-

Tarif yang dihasilkan berdasarkan perhitungan biaya operasi kendaraan (BOK) adalah Rp 3400/ pnp, sedangkan tarif yang diberlakukan saat survei sebesar Rp 3500,-/pnp, hal ini menunjukkan bahwa tarif yang diberlakukan saat ini masih lebih besarRp.100,-dibandingkan tarif  hasil perhitungan mengindikasikan bahwa tarif angkutan umum CV HIKMAH masih layak.

 

Kata Kunci : Biaya Langsung, Biaya Tidak Langsung, BOK, Rit, HOK, Tarif

 

 

 

PENGARUH BIAYA OPERASIONAL DAN LUAS LAHAN TERHADAP

PENDAPATAN BURUH TANI DI KABIPATEN PONOROGO

 

 

David Efendi

Universitas Muhammadiyah Ponorogo

 

Abstraks

 

Sektor pertanian dapat terlaksana dan berjalan dengan sumberdaya manusia yang ada didalamnya, diantaranya adalah buruh tani sebagai pihak yang tidak memiliki tanah. Keberadaan buruh tani ini tidak dapat dilupakan begitu saja dalam mencukupi kebutuhan pangan terhadap masyarakat. Fenomena tersebut perlu perlu ditindaklanjuti dengan meneliti kontribusi yang diberikan buruh tani kepada keluarganya atas pendapatan yang diterima dari pekerjaannya. Rumusan masalah penelitian ini meliputi: (1) Apakah ada pengaruh yang signifikan antara biaya operasional terhadap pendapatan?;  (2)  Apakah ada pengaruh yang signifikan antara luas lahan terhadap pendapatan? ; (3) Apakah ada pengaruh yang signifikan antara interaksi biaya operasional dengan luas lahan terhadap pendapatan?. Dan penelitian ini bertujuan: (1) bagi Pemerintah Daerah, dapat memberikan suatu kebijakan yang berkaitan dengan harga gabah/ beras yang nantinya membawa dampak kepada peningkatan pendapatan dari buruh tani, (2) bagi buruh tani meningkatkan kinerja buruh tani yang membawa dampak positif terhadap kenaikan pendapatan dan (3) Bagi lembaga, mengembangkan hasil penelitian guna terwujudnya perekonomian kerakyatan.

Penelitian ini dilakukan terhadap buruh tani yang ada di Kabupaten Ponorogo Propinsi Jawa Timur.Dalam penelitian ini, data yang dipergunakan untuk menganalisis permasalahan adalah data primer.Jumlah populasi dalam hal ini buruh tani yang berada di Kabupaten Ponorogo meliputi 21 Kecamatan. Teknik clustered sampling dipergunakan dalam penelitian ini untuk menentukan sampel. Ukuran sampel dari hasil perhitungan diketahui 100 responden dari lima kecamatan.

Biaya operasional dan luas lahan diduga sebagai faktor yang mempengaruhi pendapatan buruh tani.Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan secara parsial biaya operasional berpengaruh terhadap pendapatan sedangkan untuk luas lahan tidak berpengaruh terhadap pendapatan buruh tani.Hasil interaksi dua variabel independen menunjukkan secara simultan berpengaruh terhadap pendapatan buruh tani.

 

Keywords: Pendapatan buruh tani, biaya operasional, luas lahan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ANALISA ANGGARAN BELANJA DAERAH TINGKAT II DI KANTOR BUPATI SIMALUNGUN PEMATNG RAYA

Farida Khairani

Fakultas Ekonomi UISU

Abstrak

            Anggran adalah rencana kegiatan keuangan yang berisi perkiraan belanja yang diusulkan dalam satu periode dan sumber pendapatannya yang diusulkan untuk membiayai belanja tersebut. Anggaran berfungsi sebagai perencanaan yaitu dikatan sebagai pedoman kerja dan memberikan arah serta sekaligus memberikan target – target yang harus dicapai oleh kegiatan perusahaan di waktu yang akan datang.

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana belanja daerah.Daerah Kabupaten Simalungun mengalami perubahan di tahun 2007 s/d 2008.Disamping itu, penelitian ini juga menjelaskan penyusunan rancangan APBD.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer di peroleh melalui wawancara langsung dengan nara sumber yang terkait di Pemerintah Daerah Kabupaten Simalungun Pematang Raya. Sedangkan data sekunder diperoleh dari bagian keuangan Kabupaten Simalungun Pematang Raya..Dalam menganalisis data menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Anggaran Belanja Daerah, Daerah kabupaten Simalungun Pematang Raya tahun 2007 mengalami selisih seiring dengan penghematan pengeluaran belanja daerah yang dilakukan. Penghematan tersebut dilakukan pada belanja langsung.Sedangkan tahun 2008 tidak mengalami selisih. Dalam proses penyusunan APBD masih di dominasi oleh arahan dari pemerintah atasan dan peran eksekutif atau panitia anggaran eksekutif. Proses penyusunan APBD Tingkat II Kabupaten Simalungun Pematang Raya berdasarkan Keputusan Mentri Dalam Negri Nomor 29 Tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan, Pertanggung jawaban dan pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan APBD, Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan dan Penyusunan Perhitungan APBD.

 

Kata Kunci : Anggaran, Belanja, Daerah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

THE EFFECT OF ACHIEVEMENT AWARDS AND EMPLOYEE MOTIVATION IN BANK RAKYAT INDONESIA  SIDIKALANG BRANCH AT DISTRICT DAIRI

 

Dina Sarah Syahreza

Dosen Unimed

PENGARUH PENGHARGAAN DAN MOTIVASI TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA

CABANG SIDIKALANG KABUPATEN DAIRI

 

Dina Sarah Syahreza

 

Abstrak

            Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh program penghargaan dan motivasi terhadap prestasi kerja karyawan pada Bank Rakyat Indonesia Cabang Sidikalang Kabupaten Dairi.Penelitian ini dilakukan Bank Rakyat Indonesia Cabang Sidikalang. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Bank Rakyat Indonesia Cabang Sidikalang Kabupaten Dairi yang berjumlah 22 orang karyawan, dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti yaitu metode total sampling, dimana seluruh jumlah populasi sebanyak 22 orang karyawan.

Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner (angket) yang dibagikan kepada responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur dengan persamaan Y = PY X1 + PYX2 + ε. Untuk mengetahui besarnya pengaruh penghargaan dan motivasi secara simultan, dapat dilihat dari hasil perhitungan     determinasi (R2), sedangkan   untuk mengetahui besarnya pengaruh langsung variabel penghargaan terhadap prestasi kerja digunakan rumus Py X12,dan untuk mengetahui besarnya pengaruh langsung variabel penghargaan terhadap prestasi kerja karyawan digunakan rumus PYX22.

Setelah data dianalisis, dengan bantuan SPSS, maka diperoleh persamaan jalur Y = 0,372 + 0,336 + 0,613 e 1. Selanjutnya nilai koefisien determinasi (R2 ) sebesar 0,613 yang memiliki arti bahwa penghargaan dan motivasi secara simultan mempengaruhi prestasi kerja karyawan sebesar 61,3% dan sisanya ditentukan oleh variabel-variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Untuk menguji hipotesis secara keseluruhan digunakan uji F, nilai uji F sebesar 15,028 sedangkan nilai F tabel sebesar 3,52. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis Hi diterima, yaitu ada pengaruh positif dan signifikan antara penghargaan dan motivasi terhadap prestasi kerja karyawan.

Pengaruh parsial variabel penghargaan secara langsung terhadap prestasi kerja karyawan yaitu sebesar 0,138 atau 13,8%. Untuk uji hipotesis secara parsial digunakan uji t. besarnya t penelitian adalah 2,201 sedangkan nilai t tabel adalah 2,074. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel penghargaan memiliki pengaruh positif dan signifikan dengan prestasi kerja karyawan. Pengaruh parsial variabel motivasi secara langsung terhadap prestas kerja karyawan yaitu sebesar 0,112 atau sebesar 11,2%. Untuk uji Hipotesis secara parsial digunakan uji t besarnya nilai t penelitian adalah 2,526 sedangkan nilai t tabelnya 2,074. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel motivasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja karyawan.

Kata kunci: Penghargaan, Motivasi, Prestasi Kerja

 

­PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI  BIRO BINA SOSIAL SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SUMATERA UTARA.

 

Supriadi

Dosen FE UISU

 

ABSTRAK

 

Rumusan  masalah dalam penelitian ini yaitu : Bagaimana pengaruh kepemimpinan dan disiplin terhadap kinerja pegawai di Biro Bina Sosial Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara . Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja pegawai. Untuk mengetahui pengaruh disiplin terhadap kinerja pegawai. Untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan disiplin terhadap kinerja pegawai di Biro Bina Sosial Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda dengan hasil penelitian sebagai berikut : Variabel kepemimpinan secara partial berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai Biro Bina Sosial Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara. Variabel disiplin secara partial berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai Biro Bina Sosial Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara. Variabel kepemimpinan dan disiplin secara simultan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai Biro Bina Sosial Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara. Variabel kepemimpinan dan disiplin secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai sebesar 67.90%, dan sisanya sebesar 32.10% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti.

 

 

 

Keywood : Kepemimpinan, Disiplin, Kinerja

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Studi Kasus Profil Mahasiswa Universitas Paramadina

dalam Berpikir Kritis

Anita Maharani danAlfikalia

Universitas Paramadina

 

Abstract

The main idea of this research is to describe a case study of students at Paramadina University, regarding their critical thinking. The literature used in this study are competency and critical thinking. The method of research is by using a form of CCTST downloaded from www.insightassesment.com as third party that analyses results of data taken from subject. Results, research show that students of Paramadina University has a low score of their CCTST. The reasons of this result may because of samples used and problems during translation of original questionnaire that has not yet been validated in Indonesia’s version.

 

Keywords: critical thinking, students, case, study

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGARUH MERGER TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN PENGAKUISISI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA DENGAN KINERJA KEUANGAN SEBAGAI

 VARIABEL INTERVENING

Ramadona Simbolon

Dosen Fakultas Ekonomi UISU

ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh merger terhadap return saham dan menguji pengaruh merger terhadap return saham perusahaan pengakuisisi dengan kinerja keuangan sebagai variabel intervening. Pengujian hipotesis diuji dengan menggunakan derajat signifikan 5%. Populasi terdiri dari 334 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode pengambilan sampel menggunakan purpossive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 34 perusahaan dengan periode pengamatan 6 (enam) tahun yaitu periode 2000-2006. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis jalur dan uji t.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa merger berpengaruh terhadap return saham perusahaan pengakuisisi yang berarti merger berpengaruh langsung terhadap return saham perusahaan pengakuisisi. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa merger berpengaruh terhadap return saham didukung secara empiris atau diterima. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa merger tidak berpengaruh terhadap return saham dengan kinerja keuangan sebagai variabel intervening. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa merger berpengaruh terhadap return saham perusahaan pengakuisisi melalui kinerja keuangan sebagai variabel intervening tidak didukung secara empiris atau ditolak.

 

 

Kata kunci     :           Merger, Return Saham, Kinerja Keuangan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGARUH MOTIVASI, GAYA KEPEMIMPINAN, KOMUNIKASI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA MANAJERIAL DENGAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI SEBAGAI PEGAWAI INTERVENING

 ( Studi Kasus Pada Universitas Islam Sumatera Utara )

Sri Elviani

Abstrak

 

Kelangsungan hidup dan pertumbuhan dari suatu perusahaan bukan hanya ditentukan dari keberhasilan dalam mengelola keuangan yang berdasarkan pada kekuatan modal atau uang semata, tetapi juga ditentukan dari keberhasilannya mengelola sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi kerja, gaya kepemimpinan, komunikasi dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja pegawai dan menguji pengaruh motivasi kerja, gaya kepemimpinan, komunikasi, dan budaya organisasi terhadap kinerja manajerial Universitas Islam Sumatera Utara dengan kepuasan kerja pegawai sebagai variabel intervening

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah asosiatif. Data dalam penelitian ini merupakan data primer, dan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner Pengujian hipotesis diuji dengan menggunakan derajat signifikan 5%. Populasi terdiri dari 66 (enam puluh enam) orang pimpinan dan 80 (delapan puluh) orang pegawai. Metode pengambilan sampel menggunakan metode sensus sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai sampel. Pengujian penelitian dilakukan dengan analisis jalur, uji F dan uji t.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan motivasi (prestasi kerja, pengaruh, pengendalian, ketergantungan, perluasan dan afiliasi), gaya kepemimpinan (gaya partisipatif, gaya pengasuh, gaya otoriter, gaya birokrasi, gaya berorientasi pada tugas), komunikasi (komunikasi administrasi ke bawah dan komunikasi administrasi ke atas) serta budaya organisasi (profesionalisme, jarak dari manajemen, percaya pada rekan kerja, keteraturan, permusuhan dan integrasi) tidak berpengaruh terhadap kinerja manajerial dan secara parsial motivasi (prestasi kerja, pengaruh, pengendalian, ketergantungan, perluasan dan afiliasi), gaya kepemimpinan (gaya partisipatif, gaya pengasuh, gaya otoriter, gaya birokrasi, gaya berorientasi pada tugas), komunikasi (komunikasi administrasi ke bawah dan komunikasi administrasi ke atas) serta budaya organisasi (profesionalisme, jarak dari manajemen, percaya pada rekan kerja, keteraturan, permusuhan dan integrasi) tidak berpengaruh terhadap kinerja manajerial, tetapi komunikasi administrasi ke atas dan jarak dari manajemen yang memiliki pengaruh terhadap kinerja manajerial.

 

 

Kata kunci     :  Motivasi kerja, gaya kepemimpinan, komunikasi, budaya organisasi, kepuasan kerja pegawai dan kinerja manajerial.

 

 

 

 

 

 

 

UPAYA PENGEMBANGAN ORGANISASI YANG BERKUALITAS

Yanhar Jamaluddin

Dosen Tetap Yayasan UISU, Medan

Abstrak

            Penulisan makalah ini bertujuan untuk mengetahui upaya pengembangan organisasi yang berkualitas.Metode penulisan menggunakan metode library research.Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa dalam menjalankan roda organisasi maka factor yang lebih diutamakan adalah SDMnya hal ini karena perputaran roda organisasi dikelola oleh sekelompok orang yang memiliki komitmen bersama dalam mencapai tujuan bersama. Apabila SDM yang tersedia dan yang menjalankan organisasi adlaah manusia yang memiliki kompeten dalam bidang yang diembannya maka dapat dipastikan output dari organisasi tersebut akan berkualitas dan siap menjawab tantangan modern, artinya dapat bersaing dengan organisasi lainnya sesuai dengan perubaha yang terjadi.

Kata kunci : pengembangan, organisasi dan SDM

 

ANALISIS PENGARUH PEMBERLAKUAN ANGGARAN BERBASIS KINERJA TERHADAP KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN DELI SERDANG

Farida Khairani Lubis

Dosen Fakultas Ekonomi

Universitas Islam Sumatera Utara

Abstrak

            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberlakuan anggaran berbasis kinerja berpengaruh secara persial terhadap kinerja keuangan Pemerintah Daerah kabupaten Deli Serdang.Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan desain penelitian kasual, dengan jumlah sampel 52 responden dari 26 SKPD yang diteliti. Jenis data yang dipakai adalah data primer dan data sekunder.Data primer diperoleh dengan mengirim data kuesioner langsung pada responden dan mengambilnya kembali setelah jangka waktu yang ditetapkan.Model analisi data yang digunakan adalah regresi linier sederhana.Pengujian kualitas data yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas.Uji asumsi klasik yang digunakan adalah uji normalitas, dan uji heterokedastisitas. Pengujian hipotesis menggunakan koefisien Determinan, uji signifikan persial ( uji – t).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberlakuan anggaran berbasis kinerja berpengaruh terhadap kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Deli Serdang.Penelitian ini menemukan bahwa pemberlakuan anggaran berbasis kinerja berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Deli Serdang.

Kata Kunci : Anggaran, berbasis kinerja, kinerja keuangan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI SARANA

PERUBAHAN DALAM MANAJEMEN ORGANISASI

 

 

 

Misri

Dosen FE UISU

 

Abstrak

Budaya merupakan sekumpulan nilai-nilai, kepercayaan dan norma yang dirasakan bersama. Budaya selalu merupakan suatu perwujudan bersama, karena budaya setidak-tidaknya dirasakan sebagian orang yang hidup atau tinggal pada lingkungan sosial yang sama, dimana budaya dipelajari, yang membedakan orang diluar lingkungannya. Hofstede menurunkan konsep budaya dari program mental yang dibedakan dalam tiga tingkatan, yaitu: 1) tingkat universal, yaitu program mental yang dimiliki oleh seluruh manusia. Pada tingkatan ini program mental seluruhnya melekat pada diri manusia, 2) tingkat kolektif, yaitu program mental yang dimiliki oleh beberapa, tidak seluruh manusia. Pada tingkatan ini program mental khusus pada kelompok atau kategori dan dapat dipelajari. 3) tingkat individual, yaitu program mental yang unik yang dimiliki oleh hanya seorang, dua orang tidak akan memiliki program mental yang persis sama. Pada tingkatan ini program mental sebagian kecil melekat pada diri manusia, dan lainnya dapat dipelajari dari masyarakat, organisasi atau kelompok lain. Dalam ilmu sosial, pada umumnya tidak dapat dilakukan pengukuran suatu konstruk secara langsung, sehingga paling tidak harus digunakan dua pengukuran yang berbeda. Program mental ini oleh Hofstede dijelaskan dengan dua konstruk yaitu nilai (value) dan budaya (culture). Nilai didefinisikan sebagai suatu tendensi yang luas untuk menunjukkan state of affairs tertentu atas lainnya, yang pengukurannya menggunakan kepercayaan, sikap, dan kepribadian.

Kata Kunci: Budaya, Sikap, Kepribadian, Nilai

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGARUH ANALISIS JABATAN DAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK, KANTOR  CABANG SISINGAMANGARAJA MEDAN.

 

Safrida dan Kartika Wulandari

Dosen FE UISU

 

ABSTRAK

                 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, adalah Bank terbesar di Indonesia, yang memiliki jaringan kerja yang tersebar luas di seluruh Indonesia. BRI selalu berupaya menjadikan karyawannya profesional dan bersaing serta  agar terus berkembang BRI selalu berusaha meningkatkan prestasi kerja karyawannya dengan melakukan kegiatan yang memiliki peranan penting  yaitu analisis jabatan, dan program pendidikan pelatihan karyawan. Sehingga ditarik  rumusan masalah penelitian ini adalah mengenai seberapa besar pengaruh analisis jabatan dan pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap prestasi kerja karyawan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Sisingamangaraja Medan.

                 Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, serta dengan melakukan pengujian Uji t dan Uji F dengan taraf signifikansi 0,05%. Dan dengan menggunakan SPSS 17, sampel penelitian yakni karyawan pada Bank Rakyat Indonesia Kanca Sisingamangaraja Medan yang diambil berdasarkan sampling kuesioner.

                 Hasil penelitian berdasarkan regresi linier berganda diperoleh hasil Berdasarkan uji t terdapat pengaruh antara analisis jabatan (X1) terhadap prestasi kerja (Y) yakni bahwa thitung >ttabel  atau 3,338 > 2,000 (bila taraf nyata e = 5%) artinya ada pengaruh positif dan signifikan analisis jabatan dengan prestasi kerja, dengan demikian hipotesis penelitian H1 diterima. Berdasarkan uji t terdapat pengaruh antara analisis jabatan (X1) terhadap prestasi kerja (Y) yakni bahwa thitung >ttabel  atau 3.933 > 2,000 (bila taraf nyata e = 5%) artinya ada pengaruh positif dan signifikan pendidikan dan pelatihan dengan prestasi kerja, dengan demikian hipotesis penelitian H1 diterima. Dan berdasarkan uji F tersebut bahwa Fhitung> Ftabel atau 26,602 > 3,15 dan probabilitas signifikansi 0,000 < 0,05 artinya secara berganda ada pengaruh yang signifikan analisis jabatan dan pendidikan dan pelatihan (diklat) terhadap prestasi kerja, dengan demikian Ha diterima.

                 Berdasarkan hasil penelitian ini, perlu disarankan kepada para praktisi organisasi bahwa analisis jabatan dan  pendidikan dan pelatihan penting dalam meningkatkan prestasi kerja, sepanjang selalu mempertimbangkan aspek kebutuhan organisasi, kebutuhan bagian, dan kebutuhan individu pekerja.

Kata kunci : Analisis Jabatan, Pendidikan dan Pelatihan, Prestasi Kerja

 

 

 

 

 

 

 

 

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN DAN KOTA PROPINSI SUMATERA UTARA

 

Ramadona Simbolon

Dosen FE UISU

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktorpendapatan asli daerah (PAD), dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK), dana bagi hasil (DBH), Investasi Daerah, Belanja Pengawai dan Belanja Modalyang paling mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten dan Kota di Propinsi Sumatera Utara dan Untuk menguji pengaruh pendapatan asli daerah (PAD), dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK), dana bagi hasil (DBH), Investasi Daerah, Belanja Pengawai dan Belanja Modal terhadap Pertumbuhan Ekonomi.

Pengujian hipotesis diuji dengan menggunakan derajat signifikan 5%. Populasi terdiri dari 33 Kabupaten/Kota Propinsi Sumatera Utara. Metode pengambilan sampel menggunakan purpossive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 22 Kabupaten/Kota Propinsi Sumatera Utara dengan periode pengamatan 4 (empat) tahun yaitu periode 2005-2008. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis faktor dan analisis regresi berganda.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa DAK, DAU, BP dan BM dapat digunakan sebagai faktor pembentuk Pertumbuhan Ekonomi sedangkan PAD, DHP dan ID tidak dapat digunakan sebagai faktor pembentuk Pertumbuhan Ekonomi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa DAK, DAU, BP dan BM secara simultan berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi sedangkan secara parsial hanya DAK, DAU dan BP yang berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi.

 

 

Kata kunci : Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Dana Bagi Hasil, Investasi Daerah, Belanja Pegawai dan Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGARUH STRUKTUR MODAL DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN

 MANUFAKTUR DI BURSA EFEK JAKARTA

Sri Elviani

Dosen FE UISU

ABSTRAK

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh struktur modal dan pertumbuhan perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur di Bursa Efek Jakarta.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta dengan periode penelitian tahun 2003 sampai dengan tahun 2006, berjumlah 151 perusahaan. Sampel dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling berjumlah 45 perusahaan. Teknik pengujian data adalah dengan menggunakan regresi linear sederhana untuk menguji secara parsial dan regresi linear berganda untuk menguji secara simultan, dengan tingkat signifikansi alpha 5%.

Hasil penelitian ini membuktikan secara parsial bahwa struktur modal berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, pertumbuhan perusahaan berpengaruh secara negatif namun tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan membuktikan bahwa struktur modal dan pertumbuhan perusahaan berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan.

 

Kata Kunci: Struktur modal, pertumbuhan perusahaan, dan nilai perusahaan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ANLISIS MANAJEMEN RESIKO BISNIS PADA PERUSAHAAN PERHOTELAN DENGAN METODE DELPHI DI HOTEL XY MEDAN

 

 

Abdurrozzaq Hasibuan

Dosen Fakultas Teknik UISU

Takiyuddin Hasibuan

Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nusa Bangsa

 

 

Abstrak

 

Pemahaman yang tepat terhadap risiko, dapat merubah risiko menjadi peluang. Tidak terkecuali dalam dunia usaha/bisnis, keadaan yang dipenuhi ketidakpastian dapat mempengaruhi keberhasilan suatu bisnis. Keputusan-keputusan strategis dan taktis yang dibuat manajemen yang pada awalnya bertujuan untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan, apabila tidak mempertimbangkan risiko-risiko yang kemungkinan akan muncul, dapat menyebabkan keputusan tersebut malah membuat pencapaian visi dan misi perusahaan tersebut tidak tercapai.Pengelolaan risiko yang lebih dikenal dengan Manajemen Risiko. Dalam Manajemen Risiko terdapat 3 tahap penting, yaitu Identifikasi, Pengukuran dan Pemetaan Risiko.3 kriteria risiko yang kemungkinan akan dihadapi perusahaan yaitu Risiko Keuangan, Risiko Operasional, dan Risiko Eksternalisasi. Dari ketiga kriteria risiko ini, Risiko Keuangan merupakan kriteria risiko yang memiliki bobot terbesar yaitu 0,6348 atau sebesar 63,48%, dengan sub kriteria risiko kenaikan biaya operasional. Indikatornya adalah adanya tambahan gedung untuk kenaikkan bintang, penggantian peralatan/fasilitas yang kurang terencana dan adanya pemadaman listrik yang berkepanjangan. Sedangkan Risiko Operasional memiliki bobot 0,1961 atau 19,61% dan Risiko Eksternalisasi sebesar 0,1690 atau 16,90%.

 

 

Kata-kata Kunci :Manajemen Risiko, Metode Delphi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHA TANI JERUK

DI KABUPATEN KARO

Cut Ermiati

            Dosen FE UNIMED

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengalaman, pendidikan, penyuluhan, luas lahan, modal terhadap pendapatan petani jeruk di Kabupaten Karo. Populasi dalam  penelitian ini bersifat relatif dan diperkirakan 900 Petani Jeruk, sedangkan teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan metode Random Sampling dengan jumlah sampel adalah 4 Desa sebanyak 90 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier ganda dengan rumus Ŷ = a + b1 X1 + b2 X2 + b3 X3 + b4 X4 + b5 X5 + e

Analisis data pada masing-masing variabel diperoleh hasil persamaan regresi ganda Ŷ = 0,276 + 0,136 X1 + 0,203 X2 + 0,171 X3 + 0,307 X4 + 0,262 X5 + e. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat nilai Konstanta sebesar 0,276 menyatakan bahwa jika tidak ada variabel X, maka pendapatan adalah sebesar 0,276. Koefisien X1 sebesar 0,136 menyatakan bahwa setiap terjadi peningkatan pendidikan akan mempengaruhi pendapatan sebesar 0,136 (asumsi faktor lain konstan) dan nilai koefisien X2 sebesar 0,203 menyatakan bahwa setiap terjadi peningkatan penyuluhan akan mempengaruhi pendapatan sebesar 0,203 (asumsi faktor lain konstan), Koefisien X3 sebesar 0,171 menyatakan bahwa setiap terjadi peningkatan luas lahan akan mempengaruhi pendapatan sebesar 0,171 (asumsi faktor lain konstan), koefisien X4 sebesar 0,307 menyatakan bahwa setiap terjadi peningkatan pengalaman akan mempengaruhi pendapatan sebesar 0,307(asumsi faktor lain konstan), koefisien X5 sebesar 0,262 menyatakan bahwa setiap terjadi peningkatan modal akan mempengaruhi pendapatan sebesar 0,262(asumsi faktor lain konstan). Selanjutnya diperoleh koefisien determinasi (R2) sebesar 40 % dan sisanya sebesar 60% dijelaskan oleh faktor lain diluar dari analisa variabel dalam penelitian ini. Nilai 0,407 menunjukkan adanya arah yang sama dari kedua variabel tersebut, artinya semakin tinggi tingkat variabel X yang terjadi maka semakin tinggi pendapatan petani jeruk di Kabupaten Karo.

Untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini digunakan uji t regresi dengan nilai t hitung dibandingkan dengan t tabel pada taraf signifikan 95% dan dk 90-2 = 88 adalah sebesar 1,987 dengan hasil X1(2,09), X2(2,754), X3(2,251), X4(3,568), X5(4,146)  >1.987 atau thitung> t­tabel, maka Hipotesis diterima yang artinya bahwa faktor sosial ekonomi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan petani jeruk di Kabupaten Karo. Dari uji F, Ftabelyang  diperoleh dengan k = 4 derajat kebebasan = 90-4-1 = 95 dan taraf kesalahan 5%. Maka Fhitung (11,518) > Ftabel (2,54). Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan koefisien arah regresi ganda sangat berarti pada taraf signifikan 5% yang artinya bahwa pendidikan, penyuluhan, luas lahan, pengalaman, dan modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani jeruk di Kabupaten Karo.

 

Kata kunci: Sosial Ekonomi, Pendapatan

 

 

 

 

 

 

 

Pengaruh Keragaman Produk dan Lokasi terhadap Keputusan Pembelian Konsumen

pada Carrefour Medan Citra Garden

 

Hendra Saputra

Dosen FE UNIMED

 

Abstrak

Permasalahan dalam penelitian ini adalah lokasi gerai yang baru saja dibuka, yang seharusnya mempengaruhi keputusan konsumen untuk berbelanja, disamping juga adanya keragaman produk yang ditawarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan pengaruh keragaman produk dan lokasi terhadap keputusan pembelian konsumen pada Hypermarket Carrefour Medan Citra Garden.

            Penelitian dilakukan di gerai Hypermarket Carrefour Medan Citra Garden dengan populasi adalah 219 orang dan sampel berjumlah 142 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui angket (Kuesioner) yang pengukurannya menggunakan skala Likert dan diolah secara statistik dengan menggunakan metode Analisis Regresi Berganda dengan persamaan struktural Y=a+b1X1+b2X2 serta diolah dengan program SPSS 15.00 for windows.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lokasi (X1) dan keragaman produk (X2) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (Y). Hal ini terlihat dari nilai Fhitung sebesar 55,715 dan Ftabel sebesar 3,91 sehingga Fhitung > Ftabel (55,715 > 3,91) pada α = 5%. Dimana besar pengaruh antara variabel lokasi dan keragaman produk terhadap keputusan pembelian adalah sebesar 44,5% yang ditunjukkan dengan nilai R square yaitu 0,445. Sedangkan secara parsial lokasi memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai thitung > ttabel yaitu 9,434 > 1,984 dankeragaman produk tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai thitung <  ttabel yaitu 1,772 < 1,984. Persamaan struktural dari model jalur yang dapat dibuat adalah Y=33,013+0,558X1.

 

Kata kunci: Keragaman Produk,Lokasi,Keputusan Pembelian

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGARUH RASIO EFEKTIVITAS PENDAPATAN ASLI DAERAH,  DANA ALOKASI UMUM DAN DANA ALOKASI KHUSUS TERHADAP TINGKATKEMANDIRIAN

 KEUANGAN DAERAH

(Studi Empiris PemerintahanKabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara)

 

 

Muhammad Rizal dan Octavin

Dosen FE UISU dan Dosen Unimed

 

ABSTRACT

 

The purpose of this research is to examine the significant impact of Local Own Revenue effectivity ratio, General Allocation Fund, and Special Allocation Fund in regency/ city  atNorthSumateraProvince. The method of this minithesis is a causal research design with 9 regency/ city as a sample for every year from 33 regency/ city at NorthSumateraProvince. This research is done for 2004-2008 period. This research utilizes secondary data (www.djpk.depkeu.go.id). Hypothesis test in this research use double regression with F test and coefficient determination test.

The result of this research show that Local Own Revenue effectivity ratio, General Allocation Fund, Special Allocation Fund haven’t a positive significant impact to the regional financial independence simultaneously.this matter visible from f-accountt (0,245)>f-table (3,275) with level significanty 0,864 bigger than 0.05. all of tne three  independent variable give value adjusted r square as big as65 % matter this means as big as 65 % variable dependent the regional financial independence by independent variable Local Own Revenue effectivity ratio, General Allocation Fund, Special Allocation Fundwhile the rest is influenced by variable other out of  this reseach as big as 35% (100-65%).

 

Keywords :    Regional Financial Independence, Local Own Revenue Effectivity Ratio, General Allocation Fund, Special Allocation Fund

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH

( STUDI PADA PT. BANK SYARIAH MANDIRI CABANG PEMBANTU KAMPUNG BARU MEDAN)

 

 

Julkarnain

Dosen FE UISU

Abstrak

 

 

Service quality in this research is based upon seven dimensions, they are assurance, empathy, reliability, responsiveness, tangibles, core medical service and professionalism/skill. This research in intended to acknowledge the effects of service quality to the image of PT. Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Kampung Baru Medan simultaneously and partially. The methods sampling is accomplished by using simple random sampling costomer of banking. This research use path analysis, hence this measurement of the sample is taken upon the total amount of variables; therefore the measurement of sample is taken for 50 costumer of banking. The methods is used for this research is descriptive and verification technique and also used to collect a data by interview and distribute questionnaires to analyze it by using through path analysis.

 

The result of this descriptive research indicate that the service quality of PT. Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Kampung Baru Medan in the category “good”, but there are some aspects are needed to be improved. While analyzes results use structural equation model indicates the service quality consists of assurance, empathy, reliability, responsiveness, tangibles, have positive influencing to the image PT. Bank Syariah Mandiri Cabang Pembantu Kampung Baru Medan simultaneously and partially.    

 

Keywords : service quality, assurance, empathy, reliability, responsiveness, tangibles

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGARUH DISIPLIN DAN FASILITAS KERJA PEGAWAI TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI DI RUMAH SAKIT PT. BRIDGESTONE SUMATRA RUBBER ESTATE DOLOK MERANGIR

 

Tri Kartika Yudha

Dosen FE UISU

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Disiplin dan Fasilitas Kerja Pegawai Terhadap Motivasi Kerja Pegawai Di Rumah Sakit PT. Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir.

Penelitian ini menggunakan 2 (dua) Variabel bebas yakni Disiplin sebagai variabel X1 dan Fasilitas Kerja sebagai variabel X2, dan variabel terikat Motivasi Kerja sebagai Y. Populasi penelitian ini berjumlah 100 responden, dengan sampel yang digunakan 30 responden. Dimana teknik pengambilan sampel digunakan dengan teknik random sampling, dengan pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan analisis data yang digunakan Analisis Regresi Linier Berganda.

Hasil penelitian dengan menggunakan statistik menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara Disiplin dan Fasilitas Kerja terhadap Motivasi Kerja Pegawai di Rumah Sakit PT. Bridgestone Sumatra Rubber Estate Dolok Merangir baik secara parsial maupun simultan.

 

Kata Kunci : Disiplin, Fasilitas dan Motivasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KEDISIPLINAN DIRI DALAM PERUSAHAAN

Oleh

SYAFRIZAL,SE, MM

Dosen Fakultas Ekonomi UISU

 

ABSTRAC

 

Manager Operasi dalam menentukan kebijakan di bidang penyelenggaraan kegiatan pengamanan dan ketertiban serta penanggulangan keadaan darurat dilingkungan , dan dalam pelaksanaan tugasnya dibantu oleh Koordinator Security/Asisten Chief Security serta Komandan Regu, adapun tugas dan tanggung jawabnya. Adapun tugas dan tanggung jawabnya meliputi :  Mengatur kegiatan penyelidikan dan investigasi dilokasi.  Mengawasi pelaksanaan tugas penyelidikan/investigasi termasuk pembuatan BAP, Evaluasi dan menyimpulkan menjadi bahan untuk mengambil keputusan. Mengembangkan dan mencari informasi sebanyak-banyaknya dalam rangka mengungkap setiap kasus/peristiwa yang ditanganinya. Mengorganisir seluruh Staff Lidik untuk pelaksanaan tugas secara terpadu. Koordinasi dengan aparat terkait.  Menguasai Prosedur Lidik/Investigasi Menyelenggarakan Administrasi Lidik/Investigasi. Dapat mengantisipasi dan mengatasi situasi yang sedang dihadapi Dalam menjalankan tugas sehari-hari, secara operasional bertanggung jawab kepada Chief Security. Staff Penyelidikan. Dalam pelaksanaan tugas dilapangan sehari-hari bertanggung jawab kepada Kepala Seksi Penyelidikan, Adapun tugas dan tanggung jawabnya meliputi : Melaksanakan/melakukan kegiatan penyelidikan terbuka maupun tertutup.  Melakukan/membuat BAP terhadap kasus yang dihadapi.  Mencari, menemukan dan mengumpulkan bahan keterangan yang berhubungan dengan kasus yang ditangani.  Banyak sekali orang gagal dalam mencapai apa yang mereka inginkan, gagal dalam cita-citanya. Mereka tidak yakin dengan dirinya sendiri, tidak yakin bahwa dirinya mampu mendapatkan, dan tidak ulet dalam mencoba mendapatkan sesuatu keinginannya. Mereka bisa saja sudah menetapkan tujuan, namun hanya “setengah hati” saat berusaha mencapainya, sehingga hasilnyapun juga “setengah-setengah” atau bahkan tidak memperoleh hasil sama sekali. Sebaliknya, ada orang yang mempunyai tujuan dan keinginan jelas serta tetap berpegang teguh dan ulet dalam menjalaninya, maka dia akan sanggup melewati segala macam rintangan dalam mewujudkan cita-citanya.

 

Key word : Disipli. Diri dan Perusahaan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENGARUH JUMLAH KREDIT YANG DIBERIKAN DAN TINGKAT LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

 

Syaharman SE.,MM

Dosen FE UISU

ABSTRACT

The objective of this research is to know the influence of credit and liquidity both partially and simultantly to the profitability of banking industries that were listing in Indonesian Stock Exchange.The population are banking companies which registered in Indonesian Stock Exchange among the period of 2006 until 2008, which there are 31 banks. The research sample are 20 banks, it was done by using purposive sampling method (judgement sampling). The data were analized with multiple regressions analysis and simple regressions analysis. The statistic test was done by t-test and f-test (ANOVA), where firstly did the classic assumption test before did the statistic test. T-test is used to know the influence of independent variable to the dependent variable partially, while the f-test is used to know the influence of independent variable to the dependent variable simultantly.

The result of this research showed that simultaneously, independent variable credit and loan to deposits ratio (LDR) have significant influence on return on aseets (ROA) of banking companies, than partially variable credit have significant influence on return on aseets (ROA), but loan to deposits ratio (LDR) have no significant influence partially on return on aseets (ROA) of banking companies that were listing on Indonesian Stock Exchange.

 

Keyword: Credit, Loan to Deposits Ratio, Return On Assets, Banking

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PERILAKUPEMIRSA MELAKUKAN PERPINDAHAN SALURAN TELEVISI SAAT JEDA IKLAN KOMERSIAL BERLANGSUNG

M. Unggul Januarko, SE., M.Sc (Staf Bank Mandiri Jakarta)

Harum Murah Marpaung, SE., M.Sc (Peneliti)

ABSTRAK

Perkembangan dunia media elektronik seperti televisi telah membentuk kreatifitas manusia untuk menciptakan industri periklanan komersial melalui televisi. Saat ini, iklan komersial televisi telah menjadi konsumsi umum masyarakat (pemirsa televisi). Namun dalam praktiknya, disadari atau tidak oleh pemirsa televisi kalau keberadaan iklan komersial di televisi juga telah mengarahkan perilaku mereka dalam melakukan perpindahan saluran televisi saat jeda iklan komersial. Perpindahan saluran selama jeda iklan berlangsung dikenal sebagai zapping. Mayoritas perpindahan saluran televisi ini melalui electronic zapping (menggunakan remote control).Artikel ini mencoba untuk memahami apa yang menjadi latar belakangpemirsa melakukan perilaku zapping, bagaimana perilaku zapping ketika menonton program televisi, dan bagaimana strategi yang dilakukan untuk menarik dan mengurangi perhatian pemirsa terhadap iklan?.

 

Key Word :Prilaku, Permisa, Iklan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP BANK KONVENSIONAL DAN BANK SYARIAH (STUDI PADA BRI SUNGGAL TIRTANADI DAN BRI SYARIAH GATOT SUBROTO)

 

Zenni Riana

Dosen FE UISU

 

ABSTRAK

Berdasarkan identifikasi dan batasan masalah tersebut di atas, maka penulis merumuskan masalah dalam penelitian ini yaitu : Bagaimana persepsi masyarakat terhadap bank konvensional dan Bank Syariah GATSU). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang bank konvensional.Untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang bank syariah.Faktor – factor apa saja yang mempengaruhi masyarakat menabung di bank konvensional dan bank syariah.Hasil penelitian menafsirkan sebagai berikut : berdasarkan pada analisis dan evaluasi data maka penulis menyimpulkan hasil penelitian ini yaitu: persepsi masyarakat terhadap bank konvensional dipengaruhi oleh factor system keuangan, fasilitas,lokasi sedangkan bank syariah dipengaruhi oleh factor agamis, ekonomis dan usia.

Key word : Persepsi, Masyarakat, Bank

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Link Jurnal Digital UISU :
nav-left nav-left nav-left tijarah julisa Jurnal sosial ekonomi Nur edukasi Tausiah